Ratusan Desa di Kab.Blitar, Baru 83 Desa Yang Sudah Menyalurkan BLT DD Tahap Kedua

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Memasuki semester 2 tahun 2020, masih banyak desa di Kabupaten Blitar yang belum menyelesaikan verifikasi faktual data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap kedua. Bantuan senilai Rp 600 ribu itu diberikan tiga tahap, yaitu bulan Mei, Juni, dan Juli 2020.

Dari 220 desa yang ada di Kabupaten Blitar, baru 83 desa yang sudah menyalurkan BLT DD tahap kedua. Jadi masih ada ratusam desa yang sampai saat ini belum menyalurkannya.

“Penyaluran BLT DD tahap kedua sudah dimulai sejak pekan lalu,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Dwi Noviyanto, kepada awak media, Rabu 01-07-2020.

Menurut Dwi, berdasarkan laporan yang diterimanya, desa yang sudah menyelesaikan verifikasi faktual data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD tahap kedua sebanyak 200 desa, sisanya 20 desa masih proses penyelesaian.

“Kalau sampai saat ini sudah ada 83 desa yang menyalurkan BLT DD, seperti desa yang ada di Kecamatan Wonodadi, Srengat, Udanawu, Bakung, Wonotirto, dan yang lainnya,” jlentrehnya.

Selanjutnya dia menegaskan, bahwa, 20 desa itu saat ini tinggal tindak lanjut. Yang saat verifikasi faktual ketika ada kasus, seperti data ganda, maka harus dilakukan pengecekan langsung dilapangan. Kurun waktu dua hari dipastikan verifikasi faktual yang dilakukan 20 desa itu bisa selesai.

“Kita berharap 220 desa bisa menyalurkan BLT DD tahap kedua maksimal pekan depan. Kalau warga yang berhak menerima masih sama, yakni warga terdampak covid-19 yang kehilangan pekerjaan, kemudian ada salah satu anggota keluarga yang menderita penyakit menahun, serta belum menerima bantuan sosial dari manapun,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, pendataan verifikasi faktual data penerima BLT DD tahap kedua dilakukan karena penerima BLT DD tahap pertama yang mencapai 19.833 KPM masih ada yang ganda. Sementara itu, jumlah penerima yang terdata untuk 200 desa sebanyak 19.715 KPM. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *