Tahun Depan Kelurahan Tanjungsari, Kota Blitar Akan Mempunyai Taman Kehati

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan menambah jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar. Setelah tahun ini terhambat refocusing, dewan mendorong OPD terkait agar mematangkan perencanaan untuk tahun depan.

Salah satu adalah RTH Taman Kehati di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo. Agar tahun depan pembangunan Taman Kehati bisa dilaksanakan. Persiapan pelaksanaan pembangunan terus dipantau oleh Komisi III DPRD Kota Blitar.

Pada tahun ini pekerjaan fisik ditunda karena refocusing. Tapi kami dari DPRD terus melakukan pemantauan kesiapan pelaksanaan pembangunan infrastruktur Pemkot Blitar, termasuk Taman Kehati.

Tujuannya agar perencanaan dan persiapan matang, dan pembangunan bisa dilakukan pada P-APBD 2020, atau awal tahun 2021,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto, dari laman situs resmi Pemkot Blitar, Rabu 01-07-2020.

Menurut Totok, sesuai dengan fungsinya nanti Taman Kehati di Kelurahan Tanjungsari akan dijadikan tempat pelestarian jenis tanaman khas yang sudah langka.

Agar bisa memberikan nilai ekonomi. Dewan mendorong pada pembangunan taman tersebut supaya bisa dilengkapi dengan taman bermain untuk anak-anak dan kios kuliner.

“Konsep yang sudah ada, taman ini tidak memberikan dampak ekonomis secara maksimal bagi masyarakat. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar taman ini dilengkapi dengan taman bermain anak-anak, dan kios kuliner. Agar perekonomian terangkat, kami mendorong agar pembangunan taman punya nilai ekonomis. Jadi taman bermain dan kios kuliner itu harus terintegrasi,” jlentreh Totok.

Sementara Kabid Konservasi Komunikasi Lingkungan Hidup Kota Blitar, Rahmawati Anifah mengatakan bahwa, sejumlah proyek pembangunan taman di Kota Blitar tahun ini harus ditunda karena pandemi virus covid-19.

Selain Taman Kehati di Kelurahan Tanjungsari, pembangunan Jingkrak Park di Kelurahan Gedog pun juga tertunda. Proyek tersebut rencananya akan dilanjutkan pada tahun depan dan sekarang ini dalam proses melengkapi dokumen perencanaan.

“Karena anggaranya tidak memungkinkan maka semua pekerjaan fisik harus ditunda. Kita realisasikan tahun depan,” jelas Kabid Konservasi Komunikasi Lingkungan Hidup Kota Blitar, Rahmawati Anifah. (Eko.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *