SMSI

Nunukan Dinilai Berhasil Tangani Covid-19

Nunukan Dinilai Berhasil Tangani Covid-19

Nunukan – Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Nunukan Atis Suyono mengatakan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Nunukan mendapatkan notifikasi hasil pemeriksaan Tes Cepat Molekuler dari RSUD Tarakan untuk 3 (tiga) pasien Follow Up pengobatan dengan hasil 2 pasien dinyatakan sembuh dan 1 pasien masih dinyatakan belum sembuh.

“Dengan bertambahnya dua pasien yang sembuh, maka jumlah keseluruhan kesembuhan sampai hari ini telah mencapai 97,7 %,” katanya.

Menurut Aris, untuk pasien NNK 38 yang dinyatakan belum sembuh, tim gugus kembali mengambil specimen swab. Bidang Kesehatan di Kabupaten Nunukan sebenarnya telah dilaksanakan sebelum dibentuknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai Bulan Januari 2020 dilakukan beberapa kegiatan antara lain Skreaning kedatangan di pintu masuk baik batas negara maupun pintu masuk Kabupaten Nunukan di beberapa titik yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini orang – orang yang baru datang dari daerah terjangkit dan penularan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan terbatas oleh jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, PMI dan Kantor Kesehatan Pelabuhan dan dibantu oleh unsur Kesehatan Polres Nunukan, Lanal Nunukan dan Kodim Nunukan.

Selain kegiatan Skreaning, menurut Aris Kegiatan pemantauan Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga dilakukan oleh Tim Gerak Cepat Puskesmas dan Surveilans aktif yang dilaksanakan di Fasilitas pelayanan kesehatan baik Puskesmas maupun Rumah Sakit. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Jajaran Kesehatan kemudian diambil alih oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dengan kegiatan yang lebih komprehensif dan melibatkan semua sumber daya yang ada di Kabupaten Nunukan.

Penanganan COVID-19 dalam bidang kesehatan di Kabupaten Nunukan yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dapat dikelompokkan menjadi 8 (delapan) kegiatan yaitu (1)kegiatan Skreaning, (2) Surveilans Aktif,(3) Pemantauan,(4 )Karantina, (5) Logistik, (6) Layanan Klinis, (7) Promosi Kesehatan, dan (8) Desinfektan.

Lewat kegiatan yang dilakukan di bidang kesehatan sampai dengan hari ini sudah berhasil menurunkan kasus – kasus konfirmasi positif, ODP, PDP dan menurunkan kawasan Zona Nunukan yang sebelumnya masuk kategori Zona merah dengan risiko tinggi menjadi Zona Kuning dengan risiko rendah. yusuf

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan