SMSI

Cabuli 4 Bocah, Pemuda Pengangguran Diringkus Polres Tapsel

Cabuli 4 Bocah, Pemuda Pengangguran Diringkus Polres Tapsel

Tapanuli Selatan (Sumut), Infobanua.co.id – Seorang Pria di Paluta, berinisial RR, (21), Warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (PALUTA), dibekuk Personil Unit Reskrim Tapanuli Selatan. Pasalnya Pria Penganguran tersebut, melakukan Perbuatan Cabul kepada 4 Orang Bocah yang masih di Bawa Umur, berinisial, SAH, (6), SP, (8), SS, (5), dan MS, (5). Akhirnya dapat terungkap .

Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Paulus Ribert Gorby Pembina, S.IK., kepada awak media, Jumat(10/07/2020), mengatakan, Penagkapan Pelaku RS, (21), setelah mendapat Laporan Orang Tua Korban ke Polres Tapanuli Selatan, tepatnya pada hari Senin (07/06/2020) sesuai No.LP / 130 / VI / 2020 / TAPSEL/ SUMUT, tanggal 08 Juni 2020.

Awalnya perbuatan biadab itu terungkap berdasarkan adanya pengakuan Korban SH kepada Ibu Korban, Jumat (04/06/2020) lalu, sekira pukul 07.00 WIB. Bahwa Korban mengalami Perbuatan Cabul yang dilakukan oleh Pelaku RS.

Kemudian Para Orang Tua Korban memangil Kepala Desa BP, untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya Kepala Desa memanggil Pelaku RS bersama Orang Tua Pelaku, di Kaur Pelayanan untuk dilakukan Musyawarah.

“Hasil musyawarah, ternyata Pelaku RS mengakui, bahwa Dirinya yang telah melakukan Pencabulan kepada 4 Orang Anak tersebut. Mendengar ucapan Pelaku, Orang Tua Korban merasa keberatan, dan melaporkan hal ini ke Polres Tapanuli Selatan,” kata AKP Paulus Ribert Gorby.

Hal ini Pengakuan Pelaku RS di Ruangan Unit PPA mengatakan, Pelaku RS melakukan kepada Korban SAH pada Bulan November 2019 lalu, sekira pukul 10.00 WIB. Tepatnya di Lokasi Pondok Kebun, dengan cara Meraba-raba Alat Kemaluan Korban, dengan menggunakan Jari Pelaku.

Selanjutnya, Pelaku RS melakukan kepada Korban SP, terjadi pada Bulan Maret 2020 lalu, tepatnya sekira pukul 13.00 WIB, di lokasi pinggiran sungai. Dimana Pelaku Membuka Celana Korban, dan Minindih Korban sambil Mengesek-gesekan Kelaminnya kepada Kemaluan Korban.

Pelaku RS juga melakukan kepada Korban SS, dengan Meraba-raba Kemaluan Korban, dengan menggunakan Jari Pelaku. Bahkan kejadian tersebut sudah berulang kali kepada Korban, dan terakhir pada Bulan Juni 2019, lalu sekira pukul 16.00 WIB, di sebuah Mobil Penumpang.

“Sedangkan Korban MS juga mengalami yang sama, dimana Pelaku RS melakukan dengan cara membuka celana, dan meraba kemaluan Korban, dengan menggunakan Tangan Kiri Pelaku, dan Tangan Kanan Pelaku memegang kemaluan milik Korban,” ujarnya. Bahkan Pelaku RS saat melakukan Perbuatan Cabul kepada Korban, juga melakukan Pengancaman kepada Empat Korban dengan ungkapan, “Jangan Bilang Sama Mamakmu, Kalau Kau Bilang, ku Bunuh Kau,”. Selain itu, Pelaku juga mengancam dengan ucapan yang lain,”Jangan Kau Bilang Sama Bosmu Ya, Kalau Kau Bilang Awas Kau Ya,”.

Saat ini Pelaku sudah diamankan di Mapolres Tapanuli Selatan. Atas Perbuatanya Pelaku Dijerat Pasal 81, Subs Pasal 82, Undang Undang Nomor 17, Tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1, Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang Nomor 23, Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

“Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan, Memaksa, Melakukan Tipu Muslihat, Melakukan Serangkaian kebohongan, atau Membujuk Anak untuk Melakukan, atau Membiarkan dilakukan Persetubuhan, dan atau Perbuatan Cabul,” jelas AKP Paulus Ribert Gorby.

Lebih lanjut menambahkan, “Ancaman Hukuman Paling Singkat 5 (lima) Tahun, dan paling lama 15 (lima belas tahun), serta denda paling banyak Rp.5.000.000.000 (lima miliar rupiah),” pungkas Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP. Paulus Ribert Gorby.

(William/Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan