Beratkan Sopir Angkutan Logistik, Pemprov Jatim Diminta Tanggung Biaya Rapid Test

106 0

Surabaya – Dewan Jatim berharap Pemprov Jatim memberikan rapid test gratis untuk sopir angkutan umum di Jatim.

“ Selama ini biaya rapid test itu sebesar rp 300 ribu. Jelas sopir angkutan umum atau sopir angkutan logistik merasa berat. Mereka ini penghasilannya sedikit,”jelas anggota Komisi D DPRD Jatim Heri Romadhon saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/7/2020).

Politisi asal Partai PAN ini mengatakan aturan tersebut telah membebani para pelaku transportasi.”Saya kira anggarannya bisa diambilkan dari anggaran penanganan Covid-19,”jelasnya.
Heri meminta juga agar Pemprov Jatim mengirimkan surat ke Gubernur Bali untuk menggratiskan Rapid Test untuk sopir angkutan logistic asal Jatim yang masuk ke Bali.
“ Harus dicari jalan keluarnya dan bisa saja berkoordinasi dengan pemkab atau pemkot setempat dalam pembiayaan rapid test yang diperuntukkan sopir angkutan logistic,”tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meninjau kembali Surat Edaran (SE) Gubernur Bali terkait kewajiban Rapid test bagi awak kendaraan barang sewa atau pelat kuning yang akan menyeberang ke Bali. Aturan ini dinilai sangat membebani para sopir.(Try Setyawan)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *