Masyarakat Mengeluhkan Traffic light Jalan A. Yani Mati

  • Whatsapp

Gunung Mas, infobanua.co.id – Traffic light seharusnya mampu menjadi katalistator adanya kemacetan ataupun sebagai determinan pengatur kedisiplinan para pengendara, baik roda dua, empat maupun truk.

Namun ini tak berlaku di Jalan A. Yani tepatnya Simpang Empat ruas Jalan A Yani, Temanggung Panji, dan Singarunjan Kota Kuala Kurun,  Kecamatan Kurun,
Kabupaten Gunung Mas ( Gumas ). Pasalnya, traffic light dibiarkan mati
begitu saja dan ini merupakan satu-satunya traffic Light yang ada di Kota Kurun.

Pantauan dilapangan, Rabu (15/7/2020), matinya traffic light diperkirakan sudah lama terjadi. Sayang pihak terkait tidak begitu peka dengan kondisi dilapangan.

Salah satu pengendara motor yang bernama Della saat kami temui di sebuah Ruko dekat Traffic Light Selasa ( 14/7 ) Sore menceritakan kondisi traffic light tersebut sebenarnya sudah lama tidak menyala dan ada beberapa menyala tp cuma lampu kuning saja. Bukan hanya dipagi hari, bahkan pada siang hingga malam juga tidak menyala.

“Saya setiap hari lewat sini. Kondisi lampu merah di simpang empat ini kondisinya sama, tidak menyala. Kadang-kadang ada aja yang hampir tabrakan di sini”, ucap Della.

Ditempat yang sama Anto Salah satu warga yang tinggal di seputaran kelurahan Kurun menambahkan, sebelum ada pemasangan Traffic light disimpang empat tersebut sering terjadi musibah, kecelakaan, jatuh akibat rem mendadak, dan lain sebagainya.

Setelah di pasang Traffic Light di simpang empat A. Yani mulai tidak ada kejadian kecelakaan dan semua warga yang melintas terlihat aman dan tanpa rasa cemas. Tapi semenjak Traffic Light ini mati kerap sekali saya melihat kendaraan yang hampir tabrakan bahkan terjadi tabrakan walaupun selama saya melihat tidak parah hanya luka-luka ringan saja, jelas Anto.

Kami selaku warga masyarakat berharap kepada Dinas terkait untuk memperbaiki trafic light ini, demi keselamatan pengendara yang melintas. Apalagi daerah ini merupakan daerah ramai lalulintas kendaraan, bukan hanya kendaraan kecil R2 dan R4 saja truk-truk
pengangkut barang juga kerap lewat jalan simpang empat ini, jelas Anto.

“Sebagai pengguna jalan, pastinya kami berharap agar kondisi itu diperbaiki oleh
pemerintah atau pihak terkait. Sehingga masyarakat bisa dengan nyaman melintas tanpa ada kekhawatiran dalam berkendara,” harapnya.

Setelah awak media memantau dilapangan dan mendengar keluhan warga mengenai traffic Light tersebut, kami melakukan konfirmasi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Gumas Rabu ( 15/7 ) akan tetapi belum mendapatkan tanggapan dari Kepala Dinas Perhubungan. ( Didik Sudarmadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *