SMSI

Meski Ada Pandemi Covid-19, Jumlah Orang Miskin di Kalsel Turun

Meski Ada Pandemi Covid-19, Jumlah Orang Miskin di Kalsel Turun

BANJARBARU – Penduduk miskin di Kalimantan Selatan mengalami penurunan pada periode September 2019 hingga Maret 2020 hingga 2.420 orang. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Rabu (15/7), secara konferensi pers virtual.

Disampaikan oleh Kepala BPS Kalsel, Moh Edy Mahmud, BPS Kalsel mencatat, pada September 2019 warga miskin di Kalsel berjumlah 190,29 ribu. Sedangkan pada Maret 2020 turun menjadi 187,87 ribu orang.

“Angka tersebut menempatkan tingkat kemiskinan di Kalsel menjadi yang terendah di regional Kalimantan, dengan persentase 4,38 dari total penduduk,” ujarnya.

Edy Mahmud menjelaskan, untuk mengukur angka kemiskinan ini, pihaknya melihat dari pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

“Dengan pendekatan ini, kemiskinan dilihat dari ketidakmampuan sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan Edy, metode pengukuran yang dilakukan adalah dengan menghitung Garis Kemiskinan (GK) penduduk, yang terdiri dari dua komponen, yakni Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM).

“Penghitungan garis kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan pedesaan,” ujarnya.

Edy mengungkapkan, jika penduduk memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan maka dikategorikan sebagai warga miskin.

“Garis kemiskinan Kalsel sendiri selama September 2019 hingga Maret 2020 naik 4 persen. Yakni, dari Rp.478.123 per kapita per bulan menjadi Rp.497.262,” ungkapnya.

Adapun dampak dari pandemi Covid-19, dikatakannya masih belum ada, mengingat pendataan angka kemiskinan dilakukan sebelum kasus Covid-19 tinggi. “Saat itu pada bulan Maret 2020, baru ada sekitar delapan kasus,” ujarnya

Untuk diketahui, berdasarkan rilis BPS Pusat, jumlah penduduk miskin di Indonesia saat ini berada di angka 9,78 persen dari total jumlah penduduk, atau 26,424 juta orang.

Adapun Kalsel dengan angka 4,38 persen penduduk miskin, menempatkan bumi pangeran Antasari ini berada diurutan kedua setelah Bali yang mempunyai presentasi penduduk miskin sebesar 3,78.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan