Cegah Covid 19, KPU Pasangkayu Gandeng Dinkes Lakukan Rapid Tes Terhadap PPS Dan Petugas Verfak

 

PASANGKAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu melakukan Rapid test terhadap seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kab. Pasangkayu & Petugas Verifikasi Faktual yang diangkat oleh PPS yang akan melakukan Verifikasi Faktual calon perseorangan pasangan Abdullah Rasyid-Yusri, Rabu, (25/7/2020).

Menurut Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad bahwa Pelaksanaan Rapid test PPS dilaksanakan di 4 zona yang telah ditentukan sebelumnya yaitu:

1. Zona 1 (Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya) dilaksanakan di Aula Kantor KPU Pasangkayu.
2. Zona 2 (Bambalamotu, Bambaira, Sarjo) dilaksanakan di UPT Puskesmas Bambalamotu.
3. Zona 3 (Sarudu, Dapurang, Duripoku) dilaksanakan di UPT Puskesmas Sarudu I.
4  Zona 4 (Baras, Bulutaba, Lariang) dilaksanakan di UPT Puskesmas Lariang.

Ia menerangkan bahwa dari 196 org PPS & Tim Verfak yang harusnya melakukan Rapid Test Covid 19 terdapat 7 org yg tidak ikut karena berada di luar daerah dan terkendala Cuaca dan 1 org dinyatakan Reaktif.

Ketujuh orang tersebut yaitu:

*Tidak Ikut dengan alasan di luar daerah berasal dari:
1. Ds. Letawa kec. Sarjo 1 org.
2. Ds. Karya Bersama Kec. Pasangkayu 1 org.
3. Ds. Pedanda Kec. Pedongga 1 org.
3. Ds. Lariang Kec. Tikke Raya 1 org.
4. Ds. Sarudu Kec. Sarudu 1 org.

*tidak ikut dengan alasan kendala cuaca (hujan) dan geografis yaitu:
1. Ds. Ompi Kec. Bulutaba sebanyak 2 org.

Reaktif
Dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test 1 orang berinisial (R).

Sambung Syahran, bahwa seluruh PPS yang tdk mengikuti Rapid Test covid19 hari ini wajib untuk melakukan Rapid test dan tidak boleh mengikuti seluruh kegiatan tahapan Pilkada Pasangkayu selama belum melakukan Rapid.

“Itu sudah menjadi standar yang diterapkan oleh KPU RI dalam penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi Covid 19 ini,” tegasnya.

“Termasuk yang dinyatakan reaktif menurut hasil Rapid untuk sementara diambil alih Tim Covid 19 dari Dinas Kesehatan Kab. Pasangkayu untuk segera dilakukan Swab test sebagai tindak lanjut dari Rapid test yang dinyatakan reaktif,” tanbahnya.

Selain itu kata Syahran Pihak sudah berkomunikasi dengan saudara (R) via telpon dan memberikan support agar tdk larut dalam kondisinya saat ini.

Ia menyarankan agar tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid19 dengan melakukan isolasi mandiri untuk sementara.

“Kita berdoa semoga hasil Swab testnya dinyatakan Negatif dan dapat melakukan aktifitasnya kembali sebagai PPS diwilayahnya,” tutupnya.

Editor: Syahril

#satgascovid19#ingatpesanibu#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun#infobanua#dewanpers