Hari Anak Nasional Rentan KDRT

34 0

RANTAU,- Kondisi anak ditengah pandemi Corona Covid-19 rentan banyak terkena dampaknya yang berefek menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Tapin. Diantaranya, anak dituntut kreatif dan inovatif dari pembelajaran onlinenya melalui teknologi modern mereka saat ini, sementara orang tua sedang diuji tingkat kesabarannya dalam membimbing anak belajar dirumah.

Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, diselenggarakan secara sederhana. Bupati Tapin HM.Arifin Arpan menerima 10 point’ aspirasi anak-anak Tapin dari forum anak di kediaman dinas rumah jabatan, Selasa (28/7) pagi.

Hadir dalam forum anak ini Hj.Lailan Noor, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapin bersama anggota forum anak yang menyampaikan aspirasinya di Hari Anak Nasional.

Hj.Lailan Noor mengatakan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2020 ini tak bisa diselenggarakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Namun HAN tetap dilaksanakan secara sederhana dalam bentuk ajang lomba P2 yang diselenggarakan anak dirumah karena kami tak bisa mengumpulkan banyak anak, termasuk pada hari ini forum anak sampaikan langsung aspirasinya kepada Bupati Tapin.

“Alhamdulillah Bupati Tapin sangat merespon dan menyambut baik kedatangan forum anak yang sampaikan 10 aspirasinya dan salah satunya adalah mencegah kekerasan dalam rumah tangga,”katanya.

Menurutnya, anak merupakan kelompok rentan menjadi korban KDRT dalam situasi ditengah pandemi Corona Covid-19. Selain itu, sejumlah sumber laporan lainnya juga ada yang yang sampai terjerumus dalam narkoba dan sepakat mereka mendapatkan rehabilitasi narkoba oleh BNN di Kandangan.

Reporter Nasrullah

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *