Total Jumlah Pasien Sembuh 3107

67 0

BANJARBARU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Selasa (28/7), melaporkan jumlah pasien yang sembuh dari paparan Covid-19 bertambah 158 orang, sehingga total kasus sembuh menjadi 3107 orang.

Dengan penambahan jumlah yang sembuh Covid hari ini, persentase kesembuhan di Kalsel 53,74 persen, meningkat dibanding sebelumnya 51,84 persen. Persentase peningkatan hampir 2 persen dibanding sehari sebelumnya.

Hari ini juga dilaporkan ada penambahan 94 kasus positif, sehingga total kasus terpapar menjadi 5782 kasus. Sedangkan jumlah positif Covid yang sedang menjalani perawatan sebanyak 2398 orang.

Sementara kasus meninggal akibat Covid tercatat sebanyak 277 orang. Ada penambahan 4 orang dilaporkan meninggal.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin selaku Ketua Gugus Tugas bersyukur atas banyaknya jumlah angka sembuh dari Covid di Kalsel.

“Alhamdulillah, saya berpesan agar menjaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan sehingga menjadi kebisaan baru dalam aktivitas sehari-hari,” kata Paman Birin.

Gugus Tugas terus meningkatkan kapasitas treatment, baik melalui karantina khusus maupun rumah sakit. Hal itu dilakukan untuk menekan angka kematian akibat Covid serta mempercepat upaya penyembuhan.

Masyarakat juga diimbau terus meningkatkan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan sesering mungkin. “Mari saling bahu membahu dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ajak Paman Birin.

Sementara itu terkait ikhtiar percepatan penanganan Covid, terus dilakukan Pemprov Kalsel bersama Gugus Tugas.

Pemprov Kalsel melalui Tim Gugus Tugas mengambil langkah konkret dalam penanganan Covid-19 dengan menggelar 10 ribu tes swab di seluruh kabupaten/kota.

Hal ini dilakukan sesuai arahan Gubernur Kalsel sekaligus Ketua Gugus Tugas Paman Birin untuk mempercepat upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 yang saat ini masih cukup tinggi kasusnya.

“Direncanakan pada pertengahan Agustus 2020 nanti 10 ribu tes swab akan dilaksanakan di semua fasilitas layanan kesehatan seluruh kabupaten/kota, didukung BNPB Pusat dan TNI/Polri,” kata Roy Rizali Anwar, Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel di Aula BPBD.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Gugus Tugas provinsi sedang menggodok juknis pelaksanaan swab massal dan alokasi kebutuhan logistik dan SDM yang diperlukan, sekaligus tata cara pelaksanaannya. “BNPB akan mendukung berapapun kebutuhan logistik yang diperlukan untuk swab 10 ribu spesimen ini,” kata Roy.

Target swab test massal ini untuk mencari sebanyak mungkin warga terpapar Covid yang masih berkeliaran di luar agar segera dapat di-treatment.

“Target kita jangan sampai terlewatkan satupun terkonfirmasi positif yang masih ada di luar sehingga penularan bisa dihentikan. Jadi kita ingin memastikan semua terkonfirmasi sudah ditangani sehingga tak lagi menularkan ke warga lainnya,” ujar Roy.

Dari 10 ribu Swab tes ini diharapkan minimal mendapatkan kasus positif di atas 50 persen. Untuk mendukung kegiatan ini, Gugus Tugas Provinsi sudah menghitung kapasitas alat PCR dan data tampung di rumah sakit maupun karantina khusus.

“Targetnya setelah tes, hasilnya dapat diketahui dalam waktu 3 hari kemudian,” kata Roy.

Bagi yang positif akan segera ditangani melalui beberapa karantina khusus milik Pemprov Kalsel maupun di kabupaten/kota.

Roy juga mengharapkan masyarakat tak perlu takut akan adanya tes swab massal ini. Pasalnya hal ini dilakukan agar tak ada lagi yang menularkan dan ditularkan Covid-19 di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Gugus Tugas Provinsi bekerja sama dengan Pemerintah kabupaten/kota. “Tes akan dilakukan di semua fasilitas kesehatan hingga tingkat puskesmas,” tambah Roy.

Selain itu, pelaksanaan tes juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama agar bisa memberikan pemahaman terkait upaya pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penularan Covid ini.

Sumber:  jejakbanua.com 

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *