Prihatin Dengan Kondisi Jalan Kurun – Linau Kades Berharap Pemrov Segera Memperbaiki Jalan Tersebut

  • Whatsapp

Gunung Mas, infobanua.co.id – Kondisi akses terdekat menuju Linau Kecamatan Rungan Kabupaten Gumas sangat memprihatinkan dan berbahaya, sehingga masyarakat berharap agar pemerintah cepat tanggap dengan keluhan jalan Kurun – Linau yang merupakan jalan lintas penghubung antar kecamatan Kurun dan Kecamatan Rungan.

Terkait keluhan masyarakat terhadap jalan Kurun – Linau yang merupakan jalan Provinsi, Kepala Desa Linau Uku J Gani mengatakan jalan terdekat menuju Kecamatan Rungan jalan ini ( Jl. Kurun – Linau ). Karena keadaan jalan ini sangat memprihatinkan dan berbahaya apalagi disaat musim hujan ini maka warga terpaksa memutar melalui Kecamatan Tewah untuk bisa sampai ke Kuala Kurun begitu juga sebaliknya.

Dulu masa pemerintahan Bupati Hambit ( Alm ) jalan Linau-Kuala Kurun ini bagus dan menjadi primadona masyarakat Yang hendak Ke Rungan atau Ke Kurun, tapi malah sebaliknya. “Kondisinya rusak parah sekarang, dulu masih bisa dilalui kendaraan roda empat. Kalau kini hanya mampu diakses kendaraan roda dua, itu pun kalau sepeda motor jenis trail dan tidak hujan,” katanya saat disambangi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2020).

Pada tahun 2019 jalan ini bukan semakin bagus melainkan semakin rusak Parah dan sangat berbahaya bagi yang melintasi jalan ini apalagi disaat hujan. Karena jalan ini sangat licin. “Sejak awal dibuka, jalan tersebut menjadi akses andalan warga kami. Sebab jarak tempuhnya lebih cepat dibanding harus memutar ke Tewah,” ujarnya.

Uku melanjutkan dan meceritakan Jalan tersebut juga menjadi salah satu pilihan utama, bagi masyarakat di beberapa kecamatan lain di sepanjang Sungai Rungan.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan sepanjang 48 kilometer tersebut. Seba kalau lewat Tewah, jarak tempuhnya bisa dua kali lipat lebih jauh,” harap Kepala Desa Linau.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Linau, Mihing menuturkan bahwa sejak kondisinya rusak parah semua jembatannya juga rusak dan hanya ada beberapa orang saja yang bernyali besar melewati jalan Linau – Kuala Kurun.

“Sekarang ini pun ada beberapa orang saja yang berani melewati jalan itu, apalagi kalau sudah musim penghujan Sebab jalannya licin dan beberapa jembatannya rusak parah”, tandas Mihing. ( Didik Sudarmadi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *