Rolling Hills Diminta Jalani Addendum Amdal

102 0

Karawang, Infobanua.co.id – Polemik berkepanjangan proyek pembangunan real estate atau perumahan elite Rolling Hills di kawasan Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE) Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang terus mendapat perhatian banyak pihak. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Karawang yang sejak awal dan pertama mempersoalkan perihal belum adanya addenum Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan adanya dampak langsung terhadap warga lingkungan Desa Wadas melalui sungai Cikalapa.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Sundawani Karawang, Nurdin Syam Al Bagir kepad awak media mengatakan. “Kami DPD Paguyuban Sundawani Karawang tetap konsisten mengawal permasalahan ini. Pada prinsipnya kami mendukung kehadiran kalangan investor yang mau berinvestasi di Karawang, karena bisa berkontribusi terhadap pendapatan daerah.”,

Syam menegaskan. “Tetapi persoalannya, kalau addendum Amdalnya saja belum di proses, bagaimana bisa berkontribusi terhadap Pemerintah Daerah? Kenapa kami ngotot tetap meminta adanya proses addendum Amdal, karena melalui proses tersebut bisa terurai apa yang akan menjadi dampak terhadap masyarakat.”,

“Addendum Amdal ini tidak serta merta bisa langsung di terima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan langsung keluar Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH). Tapi konsultan sebelumnya akan membuat dokumen kajian yang di sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang.” Jelasnya.
Selasa, 11/8/20

“Setelah dokumen masuk, tinggal di bahas melalui sidang Amdal bersama tim komisi dan tim teknis yang di fasilitasi langsung oleh DLHK Karawang melalui Bidang Tata Lingkungan (Taling). Di situ lah akan terurai, mana yang layak dan tidak segala sesuatunya.”, Tandanya.

“Logikanya, jika sampai sekarang ini saja Rolling Hills belum mengajukan dokumen addendum Amdal, lantas mau kapan? Sementara untuk proses pembahasannya pun memerlukan waktu yang lumayan lama.”, Tanya Syam.

“Artinya, segala macam bentuk kegiatan pembangunan proyek real estate Rolling Hills harsu di hentikan sampai keluarnya SKKLH yang menenentukan layak untuk membangun perumahan elite di Kawasan KJIE.”, Pungkasnya.

Iswanto.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *