Semangat Pahlawan Jadi Modal Dasar Perangi Covid-19

  • Whatsapp

BANJARBARU, infobanua.co.id – Berlangsungnya upacara peringatan hari jadi Republik Indonesia di Prov. Kalsel berjalan dengan hikmat dengan di pimpin langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di lapangan Kantor Sekda Kalsel, Senin (17/8).

Upacara yang dilakukan tidak semeriah seperti tahun-tahun sebelumnya namun pelaksanaan tahun ini, yaitu dengan membatasi jumlah peserta apel hingga mengurangi jumlah tim pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka). Tentunya dengan menerapkan protokol covid-19

Ditengah berlangsungnya upacara proklamasi kemerdekaan paman birin mengucapkan “Selamat dirgahayu ke-75 bagi seluruh masyarakat Kalsel. Hari ini kita telah melaksanakan upacara di suasana Covid-19. Harus tetap semangat, bergembira dan saling tolong menolong, ” ucap Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor kepada awak pers usai apel HUT RI ke-70.

Berlaku sebagai inspektur upacara, apel digelar singkat tanpa pidato sambutan dari Paman Birin. Dia turut mengapresiasi kinerja petugas upacara yang giat berlatih meski dalam kondisi yang tidak kondusif.

“Tentunya Semangat para pahlawan pejuang pada zaman dulu, akan kita jadikan modal dasar dalam menghadapi situasi yang tidak mengenakkan di era covid 19 yang melanda wilayah kita, ” ujarnya.

Pengibaran bendera hanya dilaksanakan oleh 3 paskibraka, yang sebelumnya telah dilakukan seleksi dari 39 orang terpilih. Untuk tahun ini, pemerintah meniadakan agenda penurunan bendera sang saka merah putih akibat pandemi Covid-19.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan, Kampung Tangguh Banua terbaik, perlombaan Gerak Jalan, bantuan paket internet kepada 50 siswa di 10 SMA/SMK Kalsel, serta bantuan 10 unit kursi roda dari PT Taspen Banjarmasin untuk ASN Kalsel. Penyerahan dilalukan secara simbolis oleh Gubernur Kalsel, Wakil Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel dan Danrem 101 Antasari.

Predikat perolehan juara yang di terima dari lomba yang sudah di adakan yaitu, juara 1 Kampung Tangguh Banua diraih oleh Desa Irigasi Kabupaten Tanah Bumbu, juara 2 Desa Banyu Irang Kabupaten HST dan juara 3 Kelurahan Syamsuddin Noor kota Banjarbaru. Pungkasnya

febri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *