BPPW Kalsel dan Bupati Tapin Tandatangani Dokumen Serah Terima Aset Pembangunan

33 0

RANTAU,-Acara kegiatan penandatangan serah terima pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 32 kilometer di sekitar kawasan rumah sakit Datu Sanggul yang baru dengan pagu nilai anggaran sekitar 21,8 miliar dari Kepala Balai Sarana Permukiman Wilayah Kalimantan, Dardjat Widjunarso kepada Bupati Tapin HM.Arifin Arpan bertempat di Aula Kantor Bapelitbang Kabupaten Tapin, Senin (24/8) pagi.

Penandatangan dilakukan secara simbolis ditengah acara diskusi rapat kegiatan serah terima pembangunan dari Balai Sarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Tapin.

Bupati Tapin HM.Arifin Arpan mengatakan bahwa kegiatan hari ini berkaitan dengan rencana desaign pembangunan penyaluran air bersih dari Pipitak Jaya menuju Linuh untuk selanjutnya diarahkan ke kawasan sekitar rumah sakit baru diantaranya.

Dijelaskan Bupati, kebutuhan air bersih itu banyak yang membutuhkan. Namun debit air bersih kita di Tapin masih tergolong terbatas seperti di Salam Babaris dan Hatungun.

“Dan permintaan masyarakat pembenahan saluran air tak bisa kita benahi sekaligus, karena itu perlu didesaign lebih dulu. Seperti berapa debit air yang diperlukan dan pipanya sepanjang berapa kilometer dibutuhkan. Namun yang lebih penting, karena debit airnya sudah ada bagaimanapun penyaluran debit air bersih kepada masyarakat harus kita persiapkan secara maksimal,”katanya kepada sejumlah wartawan.

Sementara dilain sisi, Dardjat Widjunarso, Kepala BPPW Kalimantan Selatan dikonfirmasi, termasuk kah ini pak dana senilai 1 miliar di Provinsi Kalsel yang sempat tertahan Gurbenur Kalsel H.Sahbirin Noor karena Corona Covid-19 hingga belum diserahkan keseluruh PDAM Kabupaten di wilayah Kalsel untuk membenahi fasilitas sarana air bersih mereka.

Dikatakannya, “kita belum mendalami sampai ke situ, karena ini diperlukan persiapan dokumen dari PDAM,”katanya.

“Adapun yang dibahas kali ini adalah, sekitar 21,8 miliar pekerjaan yang kita kerjakan dari Kementerian PUPR untuk diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Tapin dan ini tentunya sebagian kecil PR kita dari total 1,3 triliun yang harus kita selesaikan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,”kata Dardjat Widjunarso, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan.

Dari 1,3 triliun tersebut, lanjut Dardjat, kita sudah mencoba menyelesaikan sekitar 50 persen. “Harapan saya dengan bisa bertemu langsung sekalian untuk menjaring aspirasi apa saja yang diperlukan Kabupaten Tapin melalui dana APBN,”harapnya.

Kami mencoba memfasilitasi rencana Pemerintah Kabupaten Tapin membangun rumah sakit umum daerah yang baru.

“Tentunya ini tak bisa kita melihat dari satu segmen saja. Namun kita melihat secara keseluruhan yang salah satunya pengadaan jaringan perpipaan kami mengundang Balai Besar Sungai Kalimantan II, karena ini memang instrumen kerja mereka dan kita duduk bareng-bareng semoga minggu depan sudah bisa terlaksana dan kita bisa melihat persiapan dari keseluruhannya. Sementara untuk pelaksanaan 2021 saya tergantung kesiapan dokumen-dokumen yang disiapkan pemerintah daerah dalam hal ini PDAM,”katanya.

Reporter Nasrullah

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com