Jalan Provinsi Buruk, Pemprov Sumbar Diminta Perbaiki. Ini Tanggapan Kadis PUPR Sumbar

  • Whatsapp

Palupuh (Sumbar), Infobanua.co.id – Hujan deras yang menguyur Sumatera Barat sepanjang hari, mengakibatkan Jalan lintas Nasional di Jorong Pulupuh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) amblas, Senin (21/9/2020).

Jalan lintas nasional tersebut menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Kabupaten Pasaman serta menuju Sumatra Utara. Hingga kini, petugas memberlakukan sistem buka tutup. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi terganggu.

Kondisi Pasca amblasnya badan jalan Nasional Lintas Sumatera kecamatan Palupuh Jalan alternatif penghubung antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Limapuluh Kota, saat ini menjadi akses untuk bisa di lewati oleh para pengendara. Walaupun saat ini kondisi jalan buruk tersebut rusak parah dan tak kunjung dilapisi aspal para pengendara terpaksa juga untuk melewatinya. Padahal, jalan itu tidak hanya sebagai penghubung antar kabupaten, tetapi juga rute alternatif penghubung Provinsi Sumatera Barat dengan Sumatera Utara melewati Kabupaten Pasaman.

Pantauwan awak media di Fb Pikri Kurnia mengatakan pada postinggan Fbya ke publik bahwa saat ini jalan di palupuah mengalami longsor, seharusnya jalan di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, Kabupaten agam ini (jalan provinsi) bisa dijadikan jalan alternatif dari pasaman menuju 50 kota – Payakumbuh – Pekanbaru atau Bukittinggi. Namun jalan di Nagari Pagadih ini tidak diperhatikan oleh dinas Provinsi, Padahal ini adalah jalan provinsi.

“Jalan Provinsi yang masih belum diaspal itu sepanjang 6 kilometer di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat ungkap Pikri Kurnia Senin, 21 September 2020.

Kondisi yang belum diaspal sepanjang hingga 6 kilometer tersebut, menjadi kendala bagi masyarakat untuk melewatinya, terutama saat diguyur hujan.

Tidak itu saja salah satu pemuda setempat mengatakan ke pada media ini Ed, “kerusakan yang parah sekitar 6 kilo meter itu jika tidak diperbaiki dapat menimbulkan kecelakaan bagi pengendara yang lewat.” ujarnya kepada infobaua.co.id

Kurang lebih 80 persen aspal lama sudah terkelupas dan tanah yang ada didalamnya juga sudah kelihatan dan berlubang cukup dalam. Sehingga setiap kenderaan yang lewat harus berhenti terlebih dahulu, lalu dengan pelan-pelan melewati lubang jalan yang mengangah di lokasi ini.

Menurutnya kerusakan yang terjadi di ruas jalan provinsi ini disebabkan kurangnya perhatuan perbaikan selama ini. Apalagi saat ini musim penghujan sehingga jalan yang sudah banyak rusak ini dan tampak tanah tersebut semakin mudah hancur oleh kendraan yang melewati tersebut.

Lanjut, Madrid juga berkomentar “Baru saja melintas dan masih banyak dari tadi yang melewati jalur alternatif ini, palupuah, kab agam – kab. 50 kota. Plat BB dari sidempuan, tapi ruas jalan masih belum memadai untuk di lewati, tetapi dikarenakan keadaan mendesak jalur ini tetap digunakan, mohon juga pantauannya pak / buk, ” terangnya.

Kondisi rusak dan buruknya infrastruktur jalan Provinsi, infobanua berusaha menghubunggi pihak Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – PUPR Sumatera Barat, Fathol Bari lewat WhatSappnya mengungkapkan bahwa Jalan provinsidi palupuh adalah ruas palupuh pua gadih – Koto tinggi.

“Jalan tersebut sebelum nya jalan kabupaten yang berubah status menjadi jalan provinsi sejak Desember 2015. Kondisi nya ada ya sudah beraspal dan sebagian lagi masih kerikil dan tanah. Sebenarnya tiap tahun Pemprov selalu mengalokasikan dana utk peningkatan jalan tersebut meskipun masih terbatas”. Ungkap Kadis PU Sumbar.

Lanjut, Tahun ini sebenar nya dianggarkan untuk peningkatan jalan tersebut cuma karena adanya wabah corona, anggaran tersebut di refokussing untuk penanganan covid 19. Utk tahun depan 2021 kita anggarkan 2,5 milyar. Terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumatera Barat, Fathol Bari.

**Rusman Hakim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *