Musrenbangdes  Sungai Limau Kecamatan Pulau Laut Timur Dilaksanakan

  • Whatsapp
Pemerintah Desa Sungai limau laksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa ( MUSRENBANGDES).

Kotabaru – Dalam rangka penetapan RKP Desa Tahun 2021 dan DU-RKP Tahun 2022 Desa Sungai lumau kecamatan pulau laut timur kabupaten Kotabaru di balai pertemuan Desa Sungai limau, Selasa ( 29/9/20).

Acara musrenbangdes Sungai lumau tersebut dilaksanakan di balai pertemuan Desa Sungai limau dan dihadiri oleh Camat pulau laut timur Dr.Tribasuki Rahcmad, kepala desa sungai limau Akhmad Gazali, Babinsa dari koramil 07 serda Zainal Abidin, para pendamping desa serta dari pihak Forkopimca kecamatan pulau laut timur.

Dalam acara musrenbang tersebut usulan masyarakat  yang sangat mendasar,di desa sungai limau banyak mengusulkan sarana  pertanian terutama alat pemanen padi (combine) yang sekala besar dan jalan usaha tani.

Syaiful anwar, sleku panitia musrembangdes dan juga sekaligus sekdes desa sungai limau memaparkan dalam kegiatan ususlan musrenbangdes tersebut menyebutkan, anggka dari jumlah usulan masyarakat yang terbentuk dalam wadah beberapa kelompok tani dan sarana umum menyampaikan bahwa jumlah dana usulan mencapai Rp 15.988.500.000.

Menyikapi hal ini”, kepala Desa Sungai limau Akhmad Gazali menmberikan saran kepada para kelompok tani, hendaknya para kelompok tani jangan hanya mengusulkan alat handtraktor saja, namun jalan usaha tani sangat penting juga di usulkan, ujarnya.

Karena”, ujar jali panggilan akrabnya jalan usaha tani tersebut adalah jantung daripada petani itu sendiri, tanpa jalan usaha tani para penggarap lahan pertanian tentu tidak akan maksimal untuk bertani, jelas jali ( kades sungai limau).

Sementara itu,   Salah satu dari ketua kelompok tani  desa sunagai limau Adawiyah  menyampaikan, dalam hal ini, Desa kita (sungai limau ) hususnya petani padi sawah sangat memerlukan alat pemanen padi yang besar, yang mampu beroprasi pada saat sawah kita dalam keadaan ber air dan berlumpur.

” memang, dinas pertanian sudah ada memberikan bantuan dua buah alat pemanen ( combine) namun itu ukuran sedang saja,alat tersebut tidak bisa di gunakan di saat saat sawah petani sedang ber air.

Seperti panen di tahun ini, kita para petani sangat kesulitan mencari sarana pemanen padi, kemaren banyak padi para petani rebah dan membusuk akibat keterlambatan tahap panennya, karena mereka memanen padinya hanya dengan menggunakan aret ( manual) saja sehingga hasil panen mereka mengurang.

“makadari itu, dalam musrenbang ini kita mengusulkan agar alat pemanen padi yang berukuran besar, pemerintah daerah dalam hal ini dinas pertanian bisa  berikan bantuan untuk desa sungai limau, sehingga tidak ada lagi padi padi para petani yang terlambat proses panennya yang bisa merugikan petani, ungkap Adawiyah.

dikesempatan itu camat pulau laut timur Dr.Tribasuki Rahcmad memberikan saran kepada masyarakat desa sungai lumau,  agar masyarakat desa sungai limau mengususlkan untuk pelebaran badan jalan raya desa sungai limau dengan polume kurang lebih 3350 meter, dan kalau bisa di proritaskan, apalgi kita lihat asapalnya sudah banyak yang rusak,

Di penghujung sambutannya camat pulau laut timur Dr.Tribasuki  Rahcmad berpesan, setelah usulan masarakat yang berbentuk kelompok ini agar nantinya segra membuatkan proposalnya, tandas Basuki.

Reporter: Gajali R.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *