Ketua PWI Kalteng : Tidak Mudah Menjadi Anggota PWI

  • Whatsapp

Palangkaraya, infobanua.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah, menggelar orientasi keorganisasian dan keanggotaan PWI Se_Kalteng, Rabu ( 30/9/2020 ) di hotel NEO Palma Palangka Raya.

Ketua PWI Provinsi Kalteng, HM Harris Sadikin resmi membuka Orientasi Keanggotaan dan Keorganisasian PWI provinsi Kalteng sebagai amanah peraturan rumah tangga PWI pasal 7 ayat 1 yang mengatur tata cara wartawan untuk bergabung dalam organisasi. Dalam pasal 7 ayat 1 mewajibkan setiap wartawan yang ingin bergabung pada organisasi PWI, wajib mengikuti orientasi. Karena orientasi merupakan bagian dari seleksi terhadap calon anggota dan PWI tidak ingin asal menerima wartawan sebagai anggota.

“Tidak mudah menjadi anggota PWI. Tapi itu menjadi bagian tanggung jawab terhadap organisasi, agar tidak asal menerima anggota. PWI ingin, anggota memiliki profesionalisme dalam menjalankan tugas. Jadi perlu diberikan bimbingan melalui orientasi,” tegas Harris.

Wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI, setidaknya menjalani status sebagai anggota muda selama dua tahun. Dimana status anggota muda didapatkan melalui orientasi. Setelah menjadi anggota muda, wartawan diwajibkan mengikuti uji kompetensi. Setelah itu, baru status sebagai anggota biasa diproses, jelas Harris

Harris melanjutkan keanggotaan PWI harus melelui selektif, Bahkan dalam peraturan dasar ditegaskan, wartawan yang menjadi anggota wajib bekerja pada media berbadan hukum. Maksudnya berbadan hukum merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pokok Pers, pasal 1 ayat 2 dan pasal 9 ayat 2 dan diperkuat Peraturan Dewan Pers yang menyatakan, badan hukum Indonesia yang dimaksud berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, dan Koperasi. Itu dikuatkan putusan Mahkamah Konstitusi saat gugatan yudisial riview.

Kegiatan orientasi lebih banyak berbicara peraturan dasar dan peraturan rumah tangga, serta kode etik perilaku. Kemudian terkait UU 40 tahun 1999, kode etik jurnalistik, maupun aturan lainnya. Wartawan diberikan pula bimbingan penggunaan bahasa Indonesia, serta etika ketika bertugas di lapangan. “Kegiatan Orientasi merupakan cara PWI untuk membina calon anggota, agar mampu menjadi wartawan profesional. Dengan profesionalitas wartawan, mampu mendukung program pemerintah dalam pembangunan. Pelaksanaannya, dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalteng, serta mitra kerja lainnya,” tandas Harris selaku Ketua PWI Provinsi Kalteng. ( Didik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *