KPU Kota Blitar, Batasi Umur KPPS

  • Whatsapp

Blitar – Pilkada Serentak 2020, semakin dekat, untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mulai mengadakan persiapan pembentukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilwali Blitar 2020.

KPU Kota Blitar membutuhkan 1.813 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pilwali Blitar 2020 mendatang.

Komisioner KPU Kota Blitar, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya, mengatakan bahwa, pengumuman pembentukan petugas KPPS dimulai Kamis 01-10-2020 besuk, sampai 06 Oktober 2020.

Sedang untuk pengumpulan berkas calon petugas KPPS dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 13 Oktober 2020. Pengumpulan berkas dilakukan di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kantor Kelurahan.

“Mulai besok, kami mengumumkan pembentukan petugas KPPS. Kami butuh 1.813 orang petugas KPPS di Pilwali Blitar 2020,” kata Komisioner KPU Kota Blitar, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya, kepada beberapa awak media, Rabu 30-09-2020.

Menurut Rangga, bahwa sejumlah petugas KPPS itu tersebar di 259 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Blitar. Tiap TPS membutuhkan tujuh orang petugas KPPS.

“Di masa pandemi covid-19 seperti sekarang, ada beberapa persyaratan baru dalam pembentukan petugas KPPS,” jlentrehnya.

Selanjutnya Rangga, menjelaskan bahwa, beberapa persyaratan baru dalam pembentukan KPPS, yakni calon petugas KPPS minimal berusia 20 tahun dan maksimal berusia 50 tahun.

Sebelumnya, petugas KPPS minimal usia 17 tahun sampai tidak terbatas. Dan calon petugas KPPS tidak boleh memiliki Penyakit Penyerta (Komorbiditas).

Hal ini dilakukan atas dasar evaluasi Pemilu 2019 lalu, yang mengakibatkan banyak petugas KPPS meninggal saat bertugas.

Calon petugas KPPS wajib mengurus surat kesehatan di Puskesmas.

KPU sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Blitar terkait pengurusan surat kesehatan calon petugas KPPS tersebut.

“Dinas Kesehatan akan memfasilitasi pengurusan surat kesehatan calon petugas KPPS di Puskesmas secara gratis,” terangnya.

Selanjutnya Rangga menjelaskan, bahwa calon petugas KPPS juga wajib menjalani rapid test.

Rapid test untuk calon petugas KPPS akan dilaksanakan pada saat pembentukan atau menjelang hari kerja.

Tidak hanya itu, petugas Linmas yang jumlahnya ada 518 orang, juga wajib mengikuti rapid test.

KPU Kota Blitar masih menunggu petunjuk teknis terkait rapid test calon petugas KPPS dari KPU RI.

“Beberapa persyaratan baru dalam pembentukan petugas KPPS ini sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 dalam pelaksanaan Pilwali,” pungkasnya. (Eko.B).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *