Penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin Terus Meningkat, Tinggal Satu Kelurahan Berjuang Menjadi Zona Hijau

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. (foto:ist)

Banjarmasin – Kabar baik datang dari Kota Banjarmasin Provinsi Kalsel, karena 52 kelurahan yang ada di kota berjuluk seribu sungai ini. Saat ini tersisa 1 kelurahan yang masih zona merah — terpapar Covid-19 yakni, Kelurahan Seberang Masjid Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, bahwa zona merah tersisa 1 kelurahan. Sedangkan 41 kelurahan telah masuk zona hijau, sedangkan 7 sisa yang merupakan kelurahan dengan kategori zona kuning.

Bacaan Lainnya

“Zona merah covid-19 di Kota Banjarmasin masih tersisa satu kampung,” katanya Kamis (01/10/2020).

Machli meminta warga jangan cepat senang. Pasalnya, bisa saja kasus akan bertambah lagi. Jika sebagian warga masih abaikan protokol Kesehatan.

“Warga jangan terburu senang dulu, karena yang namanya virus bisa saja kembali menularkan. Hal ini bila warga tak taat protokol kesehatan,” katanya.

Kata Machli, satu minggu kedepan diharapkan tidak ada lagi penambahan kasus covid-19 di Kota Banjarmasin. “Jika masih ditemukan adanya penambahan kasus tersebut, maka zona hijau bisa saja kembali menjadi zona merah kembali,” paparnya.

“Kami berharap tidak ada penambahan kasus covid selama seminggu kedepan,” ujar Machli.

Mengingat, lanjutnya, dalam penetapan zona tersebut tidak ada yang permanen. Sehingga, sewaktu-waktu bisa saja mengalami perubahan.

“Kami meminta kepada warga untuk tetap memakai masker, dan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19,” tutur Machli.

Machli mengatakan, dengan tetap menggunakan masker, maka zona yang telah menjadi hijau tetap hijau, tidak kembali menjadi merah.

Sehingga diminta kepada warga Kota Banjarmasin, untuk tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan covid-19. Sehingga tidak adalagi angka penambahan kasus covid-19 di kota ini.

“Warga tidak boleh terlalu euforia dengan penambahan zona hijau di Kota Banjarmasin, dan tetap menggunakan masker,” tutupnya.

Sementara, H Rahmat Ketua RT V Seberang Mesjid optimis wilayahnya terlepas dari sebutan kelurahan zona merah covid-19.

“Insya Allah, Kelurahan Seberang Mesjid keluar dari sebutan zona merah. Kami optimis, berkat kesadaran masyarakat terus meningkat dan mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Guru ngaji ini meminta, masyarakat saling kerjasama dan saling mengingatkan untuk mengikuti aturan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan. “Kami tak ingin wilayah Kelurahan Seberang Mesjid dijuluki wilayah zona merah,” katanya penuh semangat. Lida/Dilah