Media Terverifikasi Dewan Pers
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Seniman Kalsel Tetap Berkarya di Tengah Pandemi Covid-19

banner 120x600
banner 468x60

Saat pandemi Covid-19 berdampak besar bagi seniman Kalsel. Antisipasi khawatir muncul klaster seniman sebagai klaster baru, sehingga dalam segala aktifitas Taman Budaya terus dilakukan pembatasan dengan disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yakni pendisiplinan kepada para seniman Banua untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta apapun aktiftas diluar selalu pakai masker.

Hal tersebut dikatakan Kepala Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, S.Sn, Kamis (22/10/2020).  Seniman Banua tidak puas hanya tampil di kamera atau virtual, ada segi positifnya jangkauan lebih luas karena pergelaran dapat diupload melalui instagram dan youtube taman budaya kalsel dan dapat mudah  memberikan informasi bentuk-bentuk kesenian ke seluruh taman budaya se Indonesia.

banner 325x300

“kita terus berupaya untuk mengajak para seniman untuk berkreasi dalam masa pandemi Covid-19 ini, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Tapi karya-karya seni tetap jalan. Hal itu dikarenakan kalau sudah ke lapangan para seniman, agak susah untuk dikendalikan. Sehingga dalam melaksanakan kegiatan, selalu difasilitasi protokol kesehatan dan selalu melakukan koordinasi dengan gugus tugas Covid 19,” jelas Suharyanti.

Menurut Suharyanti, masa pandemi Covid-19 menerpa berbagai kegiatan Taman Budaya Kalsel banyak terhambat, bahkan agenda tahunan biasa rutin digelar seperti Karasminan Seribu Sungai, yang setiap tahun dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan di bulan Agustus  tidak dapat dilaksanakan pada tahun ini.  

“Dalam masa pandemi semua anggaran dialokasikan untuk turut menanggulangi Covid-19, sehingga semuanya habis, selama tahun 2020, baru berjalan 4 kegiatan seperti musik, tari, bapandung, dan workshop,” ungkapnya.

Dikatakan Suharyati, kemudian ada program Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kegiatan kesenian tetap dilaksanakan dengan  anggaran Rp1 Milyar lebih, dengan harapan seniman dapat bisa lebih berkreasi. Dengan kesempatan DAK ini untuk mengajak para seniman untuk berkreasi  dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Tapi karya-karya seni tetap jalan.

Berbagai kegiatan puncak dengan mengumpulkan jebolan Kontesd Dangdut Indonesia (KDI) asal Kalsel yang sampai ke tingkat pusat. Dalam kesempatan itu, ditampilkan para putra daerah, yang mempunyai prestasi yang mempunyai talenta dalam tarik suara untuk lagu daerah maupun lagu nasional. Kegiatan itu juga sebagai upaya memberikan apresiasi dan memberikan ruang untuk menampilkan kreasinya.

“Rencana menggelar Talk show tentang bagaimana perkembangan musik dan lagu-lagu Banjar Kalsel dari sudut pandang  di Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, semoga tidak ada hambatan bisa terlaksana ,” harap Suharyati.

Id/IB

#satgascovid19#ingatpesanibu#pakaimasker
#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan
#cucitanganpakaisabun#infobanua#dewanpers

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.