Media Terverifikasi Dewan Pers
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250
JABAR  

Sidang Perdana Dua Kasus Pelanggaran Pilkada 2020 Kabupaten Cianjur,Di Gelar

banner 120x600
banner 468x60

CIANJUR, infobanua.co.id – Dua agenda sidang perdana kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu Pilkada Kabupaten Cianjur memasuki babak persidangan, ada dua agenda sidang perdana kasus tersebut kemaren (23/11/2020) digelar di ruang sidang Tirta Pengadilan Negeri Cianjur,

Agenda pertama yaitu sidang dugaan politik uang yang dilakukan di Kecamatan Agrabinta. yang mengagendakan mendengarkan keterangan dari para saksi yakni dua saksi dari Panwaslu Kecamatan Agrabinta dan keterangan saksi dari Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah, serta dua orang saksi lainnya.

banner 325x300

Sidang perdana kasus ini dipimpin majelis Hakim dengan ketua Glorious Anggundoro SH,Hakim anggota Kustrini SH, dan Dian Yuniarti SH.

Komisioner Bawaslu yang mengikuti jalannya persidangan, Tatang Sumarna, mengatakan, bahwa pihaknya hadir untuk memastikan proses persidangan berjalan lancar.

“Agenda hari ini sidang pertama dua perkara yakni dugaan money politic di Agrabinta dan kasus viralnya video kepala desa di Leles yang diduga tak netral,” kata Tatang.

Tatang mengatakan, agenda sidang baru pemeriksaan saksi-saksi.

Menjelang petang, sidang dilanjutkan dengan perkara kedua, kepala desa di Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur.

Dalam agenda sidang perdana ini juga masih dilakukan pemeriksaan keterangan saksi,terang Tatang,

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Tatang Sumarna, mengatakan, penyidik Gakumdu Cianjur sudah menyelesaikan penyidikan pernyataan berkas lengkap atau P21 dan sudah dilimpahakn ke Kejaksaan Negeri Cianjur.

Kasus itu merupakan dugaan pelanggaran pidana Pemilu yang dilakukan oleh satu tim pemenangan calon dalam Pilkada Cianjur dan satu kepala desa di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

“Dua kasus pelanggaran Pemilu ( Pilkada Kabupaten Cianjur) di Kecamatan Leles tinggal menunggu sidang,” kata Tatang di Kantor Bawaslu Cianjur, Jumat (20/11/2020

Sidang akan dilanjutkan besok dengan agenda menghadirkan saksi yang meringankan terdakwa.(fam)

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Tatang Sumarna, mengatakan, penyidik Gakumdu Cianjur sudah menyelesaikan penyidikan pernyataan berkas lengkap atau P21 dan sudah dilimpahakn ke Kejaksaan Negeri Cianjur.

Kasus itu merupakan dugaan pelanggaran pidana Pemilu yang dilakukan oleh satu tim pemenangan calon dalam Pilkada Cianjur dan satu kepala desa di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

“Dua kasus pelanggaran Pemilu ( Pilkada Kabupaten Cianjur) di Kecamatan Leles tinggal menunggu sidang,” kata Tatang di Kantor Bawaslu Cianjur, Jumat (20/11/2020).

Tatang mengatakan, dua kasus tersebut yaitu kasus politik uang yang dilakukan oleh satu tim pemenangan pasangan calon. Kasus kedua adalah penggiringan terhadap satu pasangan calon yang dilakukan oleh kades yang videonya sempat viral.

“Hasil penyidikkan dua kasus itu sudah memenuhi unsur pidana Pemilu,” ujar Tatang.

Menurutnya, hingga saat ini Bawaslu Kabupaten Cianjur sudah menangani 11 kasus dugaan pelanggaran Pemilu.

“Bertambah satu kasus, namun masih ditangani di sentra Gakumdu,” katanya.

Hasbi (Abie)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.