Berdasarkan Hasil Otopsi, Hampir Semua Tulang Rusuk Korban Mengalami Patah

  • Whatsapp

BUNTOK – Berdasarkan hasil otopsi yang di lakukan Tim Satreskrim Polres (Barito Selatan), Kalimantan Tengah (Kalteng), ternyata hampir semua tulak rusuk RS mengalami patah, SR ini adalah korban penganiayaan yang dilakukan ayah tirinya dalam beberapa hari lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro, dan di dampingi Kasat Reskrim Polres Barsel AKP Yonals N. Putera, ikut serta juga Kapolsek Dusun Hilir Ipda Bukhari Nataatmaja, saat menggelar pres release penngungapan kasus penganiayaan anak tiri, yang berlangsung di Aula Makopolres yang lama, Jalan Tugu, Buntok, Jum’at (30/11/2020).

Dari keterangan Kapolres pada saat menyampaikan rilisnya mengatakan, tersangka merasa jengkel mendengar suara tagis dari anak tirinya itu, lalu tersangka melakukan penganiyayaan kepada RS, dengan memukul di daerah kepala, leher dan dada yang kemungkinan mengakibatkan tulang rusuknya menjadi patah.

“Ternyata perbuatan penganiayaan terhadap anak tirinya ini, sudah sering dilakukan oleh tersangka Parman (21),” ucap Agung

Mantan Kapolres Seruyan ini juga menambahkan, hal ini sebenarnya sudah diketahui oleh ibu korban, namun sang ibu tidak berani melaporkan kejadian itu, karena merasa tinggal di Desa suaminya hanya seorang diri, semenjak menikah kurang dari enam bulan lalu, sementara keluarganya berada di Desa Basarang Kabupaten Kuala Kapuas.

“Dan berdasarkan hasil otopsi, hampir semua tulang rusuk korban dalam kondisi patah, begitu juga pada bagian kiri dan kanan mata korban lebam akibat dipukul oleh pelaku,” ungkap Kapolres

Dan untuk alat bukti, penyidik sudah mengantongi, satu buah celana pendek anak, satu buah bantal dan satu buah guling, sementara tersangka akan disangkakan dengan Pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76 huruf C Undang-Undang No. 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2020, Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.

Ali/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *