ITP Tarjun MoU dengan SMK 2 Simpang Empat Tanah Bumbu

  • Whatsapp

KOTABARU, infobanua.co.id – Langkah SMK Negeri 2 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan menjadi sekolah unggulan bidang kejuruan Otomasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) semakin kuat. Kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Direktorat SMK kemendikbud kepada SMK Negeri 2 Simpang Empat sebagai pusat keunggulan (Center of Excellent/CoE) makin menguatkan langkah tersebut.

Untuk mewujudkan program pemerintah pusat tersebut, SMK Negeri 2 Simpang Empat, Memorandum of Understanding (MoU) dengan salah satu perusahaan produsen semen, merk Tiga Roda di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Kegiatan ini berlangsung di Aula SMKN 2 Simpang Empat, dihadiri Pengawas Pembina SMK Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Agus Haris Purwito, M.M, Kepala Sekolah yang diwakili Wakasek SMK Negeri 2 Simpang Empat, Eny Astuti, S.E, General Manager PT. ITP, Tbk Plant 12 Tarjun yang diwakili Plant Division Manager. Ir  H. Agus Fahri Rasad beserta jajaran Manajemen, Kegiatan ini diawali dengan penyelenggaraaan Workshop Program CoE yang dalam pelaksanaannya sesuai standart protokol kesehatan Covid-19 pada Jumat (11/12),

Dikesempatan yang sama, Pengawas SMK Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Agus Haris Purwito, M.M. sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan CoE yang digelar, program ini diluncurkan guna membantu pemerintah untuk mencetak lulusan SMK yang unggul dan handal, ujarnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan Program CoE (Center of Excellence) merupakan program Direktorat SMK Kemendikbud yang diluncurkan sebagai upaya menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Kejuruan, yang mana salah satu amanatnya adalah revitalisasi SMK secara komprehensif dan bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang memiliki kemampuan sesuai dengan tuntutan kerja, serta mampu mengembangkan potensi dalam berbagai bidang. Demi mencapai tujuan tersebut salah satu strategi yang diterapkan yaitu dengan mengembangkan SDM yang ada di SMK baik pendididk maupun peserta didik, kata Agus kepada awak media,

“Kerjasama ini dilakukan guna mendukung revitalisasi SMK dan percepatan kualitas pendidikan vokasi, termasuk menjalin kerja sama membentuk tim kerja pembinaan dan pengembangan pendidikan vokasi yang dibangun selaras dengan dasar pernikahan, link and match antara satuan pendidikan vokasi dengan IDUKA. Adapun hal tersebut mencakup sinkronisasi kurikulum, guru tamu dari kalangan pakar  dan program pemagangan IDUKA, serta adanya uji kompetensi atau sertifikasi kompetensi bagi lulusan vokasi, dan bagi guru vokasi, sistem ini merupakan perwujudan dasar yang sudah diiharmonisasikan oleh seluruh pihak dan semoga harmonisasi ini dapat mempercepat lahirnya lulusan vokasi yang kompeten dan unggul yang nantinya berdaya saing dalam pemenuhan di pasar kerja,” tukas Agus.

Hal senada juga disampaikan, Kepala SMK Negeri 2 Simpang Empat, melalui Wakasek Bidang Kurikulum, Eny Astuti, S.E, mewakili Kepala SMK Negeri 2 Simpang Empat, Ribut Giyono, S.Pd, M.M sangat bangga dan berterimakasih kepada IDUKA, PT. ITP, Tbk Plant 12 Tarjun atas terlaksananya kegiatan workshop dan penandatangan nota kesepahaman / MoU yang digelar ini dalam rangka launching kerjasama dengan industri, katanya.
“Kami sebagai lembaga pendidikan juga sangat mengapresiasi dengan terjalinnya kerjasama dengan industri ini, tentu saja sangat terbantu dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan di SMK Negeri 2 Simpang Empat, Begitu juga dengan seluruh guru dan tenaga pendidik melalui program yang telah digiatkan dalam mempercepat pelaksanaan yang selaras link and match antara dunia pendidikan dengan pelaku industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA),” tuturnya.

Semoga adanya Program Center Of Excellent (CoE) dengan prioritas unggulan di jurusan ini nantinya bisa lebih meningkatkan daya serap lulusan SMK Negeri 2,serta dapat diharapkan mampu meningkatkan dan menghasilkan peserta didik yang handal,juga bisa berkompeten dapat berdaya saing dalam pasar kerja,ungkapnya.

Eny berharap semoga hubungan kerja ini bisa terjalin baik dengan IDUKA, tambahnya.

Sementara itu di sela kegiatan tersebut General manager PT.INDICEMT TUNGGAL PERKASA Tbk Plan 12 Tarjun melalui Plan Divsion Manger,Ir.H.Agus Fahri Rasad mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari 5 pilar yang mendasari program CSR INDOCEMET, dibidang pendidikan dalam kontribusi perusahaan untuk peningkatan dan pengembangan SDM serta sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung program pendidikan vokasi.

” kegiatan ini juga merupakan implementasi program MoU yang telah di laksanakan, untuk memberikan kesempatan bagi Indicement untuk membuka diri dengan berbagi pengalaman dan sharing ilmu pengetahuan serta wawasan di indutri,”ucapnya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan ini juga dalam rangka menyiapkan pengembangan dan peningkatan SDM, peserta didik SMK, PT.ITP,Tbk Plnt 12 Tarjun nantinya sharing wawasan dan pengalamannya melalui giat visiting teacher, teaching factory, pemagangan bagi siswa dan guru.dalam hal ini perusahaan juga membantu SDM seperti penyediaan tenaga instruktur yang kompeten dan profeilsional dibidangnya agar nantinya diharapkan para peserta didik yang melaksanakan program prakerin/ pemagangan dengan terjun langsung kedunia industri akn lebih meningkatkan kompetensinya dalam pengembangan baik pengetehauan keterampilan, sqill yang mereka miliki,” tutupnya.

(JL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *