Program Penurunan Emisi Karbon untuk Tingkatkan Perekonomian dan Taraf Hidup Masyarakat

  • Whatsapp

Provinsi Kaltim menghadapi tantangan menurunnya kualitas lingkungan hidup akibat ekstraksi sumber daya alam. Kondisi dikhawatirkan daya dukung lingkungan tidak mampu menopang pembangunan dan penghidupan warga. Karenanya diperlukan segera dilakukan upaya pencegahan. Kaltim selama ini telah mengidentifikasi sumber-sumber emisi dari sektor berbasis lahan, energi dan limbah serta merancang perencanaan mitigasi dan adaptasinya. Upaya-upaya  tersebut lanjutnya, didedikasikan Kaltim dalam peran berkontribusi sesuai komitmen nasional pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

Untuk itu termasuk segala kegiatan ekonomi hanya diperkenankan maksimal menggunakan kawasan hutan sebesar 70 persen (pelaksanaan program penurunan emisi karbon berbayar, Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund tidak menutup aktivitas perekonomian.

“Bukan tidak boleh melakukan pembukaan areal hutan sama sekali. Tidak ada niat membatasi warga mengelola areal hutannya. Silahkan beraktivitas, tapi tetap menjaga kawasan hutannya untuk mendukung program penurunan emisi berbasis lahan, Sosialisasi dan Konsultasi Kegiatan Padiatapa Kampung Iklim+ dalam rangka Program FCPF Carbon Fund
Menurutnya, konsep pelaksanaan program FCPF Carbon Fund adalah melaksanakan pembangunan dengan menjaga setidaknya 30 persen areal kawasan berhutannya. Kegiatan ekonominya hanya diperkenankan maksimal menggunakan kawasan hutan sebesar 70 persen.

Target pelaksanaan program FCPF Carbon Fund, adalah bagaimana mengupayakan pembangunan yang dilakukan merupakan pembangunan ekonomi hijau. Sesuai dengan visi pembangunan green ecomony atau konsep ekonomi hijau maka semua industri dan arah berbagai kegiatan adalah pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan.

Terkait Program FCPF Carbon Fund, dia menyebut Kaltim merupakan salah satu provinsi yang ditunjuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Bank Dunia pada 2015 sebagai pilot project terkait iklim hingga akhirnya melaksanakan Program FCPF Carbon Fund.

“Hampir setiap minggu dan setiap bulan programnya dibahas secara intens sebagai persiapan implementasi. Demikian pula FPIC merupakan tahapan penting meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dan para pihak terkait pelaksanaan program,” informasi terkait pelaksanaan program hingga mekanisme pembagian manfaat berupa insentif bagi para pihak yang terlibat dalam pencapaian program pengurangan emisi karbon. Karbon untuk Indonesia senilai 60 juta GBP,” katanya. din

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *