Pasien Covid -19 di Cianjur Capai 1.000 Lebih, Ruang Isolasi Terus Ditambah

  • Whatsapp

CIANJUR, infobanua.co.id – Jumlah pasien positif Covid-19 di kabupaten cianjur Jawa barat tercatat dalam data Dinas kesehatan Cianjur hingga Jumat (25/12/2020) mencapai 1000 orang lebih, sehingga mengakibatkan ruang isolasi yang di siapkan tidak dapat menampung seluruh pasien.

Over kapasitas ruang isolasi pasien covid -19 yang ada membuat Dinkes Cianjur kembali menambah puluhan ruang isolasi baru di Balai Pelatihan Kesehatan Cimacan.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur dr Yusman Faisal, mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 hingga Minggu ketiga Desember mencapai 1.115 orang yang menjalani isolasi di rumah sakit, vila khusus, wisma kesehatan, dan Balai Pelatihan Kesehatan.

“Kami sudah mengajukan ke Kementerian Kesehatan untuk memakai 70 ruangan isolasi di balai pelatihan kesehatan yang terletak bersebelahan dengan RSUD Cimacan-Cipanas. Hal ini kami lakukan karena 500 lebih ruangan yang tersedia saat ini sudah penuh, baik yang ada di rumah sakit atau tiga lokasi isolasi lainnya,” kata Yusman.

Penularan covid -19 yang terjadi secara sporadis sejak satu bulan terakhir, membuat angka kesembuhan menurun dari 65 persen menjadi 50 persen, karena banyak ditemukan klaster baru Covid, seperti pondok pesantren dan klaster keluarga.jelas Yusman.

Sehingga beberapa pekan terakhir, pihaknya menerapkan sistem antrean bagi pasien yang akan menjalani isolasi di tempat khusus. Pasien baru, terpaksa menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan dari Satuan Tugas (Satgas) dan tim kesehatan dari Puskesmas terdekat.terangnya.

Dalam memutus rantai penyebaran Covid -19 berbagai upaya cepat dilakukan termasuk ketika ditemukan pasien baru, langsung dilakukan penelusuran dengan melakukan tes cepat dan usap atau RT-PCR. Untuk saat ini, pemeriksaan tes usap antigen akan lebih digencarkan karena hasilnya dapat langsung diketahui,” kata Yusman.

Selama pandemi Covid -19 untuk kabupaten cianjur , pasien meninggal dunia karena virus berbahaya tersebut, sudah mencapai 9 orang, salah satunya Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

“Upaya untuk menekan angka penularan dan memutus rantai penyebaran virus tersebut tentunya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” kita ingatkan kembali kepada semuanya agar selalu mematuhi dan selalu menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan dan selalu menjaga kesehatan”, pungkasnya.

Hasbi (Abie)

#satgascovid19#ingatpesanibu#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun#infobanua#dewanpers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *