Belajar Tatap Muka Dievaluasi Bupati dan Wabup HSS Pantau Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

KANDANGAN – Pelaksanaan belajar tatap muka di seluruh SD dan SMP se Hulu Sungai Selatan (HSS) akan dievalusi setelah satu minggu dilaksanakan.

Dari hasil evaluasi Pemkab HSS kan mengambil langkah dan kebijakan berikutnya.

Pastinya, belajar tatap muka harus melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk mencegah cluster sekolah.

“Harapan kita semoga tidak ada cluster baru di sekolah, sehingga kebijakan masuk sekolah terus dilanjutkan,”kata Bupati HSS H Achmad Fikry, saat memantau pelaksanaan protokol kesehatan di sejumlah sekolah hari kedua, Selasa (5/1/2021).

Sekolah yang dipantau antara lain, SMPN 2 Kandangan, SDN Kandangan Kota 4, SDN Jambu Hilir Baluti 2, SMPN Kandangan Kota 3 dan SMPN 7 Kandangan.

Pada pemantauan Prokes di sekolah itu Bupati didampingi Kadisdik HSS Hj SIti Erma, Kadinkes dr Hj Siti Zainab, Ketua PGRI HSS dan Kadisnak HSS.

Bupati HSS melihat langsung penerapan prokes mulai siswa datang ke sekolah, hingga masuk ruang kelas. Saat masuk ruang kelas Fikry menyempatkan berbincang dengan guru dan siswa.

Seperti sebelumnya, Bupati melakukan jajak pendapat para siswa, terkait kebijakan belajar tatap muka.

“Menurut kalian, rami (seru) di rumahkah atau rami disekolahan? siswa SMP pun kompak menjawab, lebih seru masuk sekolah. “Kalau rami di sekolah harus tetap pakai masker dan hindari kerumunan,” pesan Fikry.

Disebutkan, sekolah yang dikunjungi rata – rata muridnya banyak.

“Saya apresiasi pihak sekolah, karena prokes diterapkan dengan baik.

“Ada yang menggunakan sistem berganti jam belajarnya. Masuk kelasnya tidak bersamaan sehingga dan siswa berikutnya yang masuk tidak tidak menggunakan kelas yang digunakan murid terdahulu. Yang penting tidak ada penumpukan siswa saat menunggu giliran masuk kelas,”katanya.

Pemantauan prokes ke sekolah juga dilakukan Wabup HSS Syamsuri Arsyad. Wabup memantau beberapa sekolah di Kecamatan Sungai Raya untuk SD dan SMP.

Sekolah yang dipantau, antara lain, SDN Hamalau 1, SDN Anjiran, SDN Sungai Raya Tengah, dan SMPN 1 Sungai Raya.Di sekolah, wabup berbicang dengan para siswa dan guru.

Menurutnya, masing-masing murid sudah patuh membawa bekal dari rumah. Mereka juga datang ke sekolah diantar orang tua masing-masing.

“Mereka sudah pakai masker dan fasilitas prokes di sekolah juga sudah tersedia. Tinggal nanti para guru mengawasinya secara ketat agar tetap taat prokes,”katanya.

 

Sumber: banjarmasin.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *