Dukung Penghijauan di Kalsel, Selama 2020 KPH Tabalong Tanam & Distribusi Ratusan Ribu Bibit Pohon

  • Whatsapp

TANJUNG – Ratusan ribu bibit pohon berbagai jenis didistribusikan KPH Tabalong untuk masyarakat di sepanjang tahun 2020.

Selain mendistribusikan bibit pohonnya ke masyarakat, penanaman pohon juga menjadi program yang terlaksana di tahun 2020.

Dari data yang diberikan KPH Tabalong, untuk bibit pohon yang didistribusikan di tahun 2020 ada 127.861 batang.

Dimana bulan November 2020 menjadi yang terbanyak dengan 28.740 bibit pohon yang disalurkan.

Sedangkan penanaman pohon di 2020 ada 34.790 bibit, terdiri dari pelaksanaan revolusi hijau ada 16.715 bibit, ASN menanam 5.575 bibit serta program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) ada 12.500 bibit.

Kepala KPH Tabalong, Heriyadi, menyampaikan, bibit yang ditanam dan didistribusikan ada yang dari persemaian mereka, persemaian Balai Pembenihan Hutan Banjarbaru dan persemaian permanen yang dikelola BPDASHL.

“Dari persemaian kita, kita memproduksi 100 ribu bibit dan ini sudah didistribusikan baik ke kelompok tani masyarakat perorangan, ASN, maupun kelompok masyarakat lainnya,” katanya.

Sedangkan dari persemaian Balai Pembenihan Hutan Banjarbaru dan persemaian permanen yang dikelola BPDASHL ada sekitar 27 ribu bibit yang juga sudah dibagikan.

“Untuk jenis bibitnya ada jenis tanaman kehutanan seperti sengon, trambesi mahoni, dan tanaman jenis tanaman buah-buahan sepeti mangga, sirsak, durian, jambu, jengkol, petai,” jelasnya.

Pendistribusian bibit pohon ini juga dibarengi dengan pemantauan terkait kegiatan penanamannya.

Heriyadi juga menyampaikan antusiasme masyarakat untuk meminta bibit dan melakukan penanaman bibit pohon sudah sangat bagus.

“Masyarakat sangat antusias untuk memohon bibit,” ungkapnya.

Apalagi untuk bisa mendapatkan bibit pohon gratis ini caranya sangat gampang dan bisa langsung datang ke persemaian yang ada di Desa Simpung Layung kecamatan Muara Uya atau ke Kantor KPH Tabalong di Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Dengan syarat, bagi perorangan cukup membawa syarat KTP dan bagi kelompok dengan meminta jumlah yanh banyak bisa disertai surat permohonan serta bukti ada lahan yang jadi lokasi menanam.

Sumber:  banjarmasin.tribunnews.com 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *