Posko Pengungsi Banjir Banjarbaru di Kunjungi DPR RI Fraksi PKS

  • Whatsapp

BANJARBARU, infobanua.co.id – Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menerima langsung kunjungan anggota DPR RI dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Dr H Ahmad Heryawan dan Dr Hj Netty Prasetyani Heryawan serta rombongan, Selasa (19/1/21).

Kedatangan rombongan anggota DPR RI tersebut adalah untuk korban yang terdampak banjir di posko pengungsian Kelurahan Guntung Manggis, RT 24 Kota Banjarbaru. Nampak hadir dalam kegiatan ini seluruh rombongan anggota fraksi PKS, serta Camat landasan Ulin Kota Banjarbaru, dan Lurah Guntung Manggis Kota Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, menyampaikan rasa terimakasih dan selamat datang untuk para rombongan Anggota DPR RI yang langsung terjun meninjau, sekaligus untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, di lokasi pengungsian korban banjir di Kelurahan Guntung Manggis tepatnya di RT 24.

“Alhamdulillah saya bersama tim DPP PKS dan juga Pak H Alifuddin, komisi 9 DPR RI, berkunjung ke beberapa lokasi terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Kemarin Kami encoba untuk mengunjungi korban yang terisolasi di desa pembentangan Kecamatan Sungai Tabuk,” ujar Dr Hj Netty Prasetyani Heryawan.

Lanjutnya, hari ini pihaknya melihat lokasi pengungsian yang lain di Kelurahan Guntung Manggis, berharap semoga volume air yang menggenang ini segera surut. Serta penanganan dapat dilakukan komprehensif dan masyarakat dapat memiliki kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

Netty juga menambahkan masukan untuk Pemerintah dan pihak pihak terkait, agar pendistribusian logistik dapat dilakukan secara merata ke seluruh lokasi pengungsian, termasuk warga yang sampai hari ini tidak bersedia di evakuasi dan masih bertahan di tempat tinggalnya.

“Kita juga berharap pemerintah dapat dan mampu mencari akar masalah mengapa banjir ini disebut-sebut banjir yang terbesar dan paling lama oleh masyarakat, dan baru pertama kali terjadi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Diharapkan musibah Banjir ini bukan hanya sekedar fenomena alam tapi ada evaluasi dari pihak pihak terkait untuk bisa mencari sebab dan akibat banjir agar dapat diperbaiki dengan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Dr H Ahmad Heryawan menambahkan, memberikan apresiasi kepada semua pihak masyarakat Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, TNI – POLRI, yang bersama masyarakat bahu membahu membantu dan mengefakuasi korban terdampak musibah banjir ini sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari banjir Kalimantan Selatan.

Yus/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *