Apresiasi Pada Pemkot Banjarbaru Penanganan Pengungsi Banjir

  • Whatsapp

BANJARBARU, infobanua.co.id – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah, menerima Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banjar H Masruri dan Asisten III dan Kepala Bappeda Kabupaten Banjar. Bertempat di Aula Tri Sakti Pemerintah Kota Banjarbaru.

Asisten I Setdakab Banjar, H Masruri atas nama Pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Banjar, menyampaikan ingin bersilaturahmi sekaligus mengucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan juga masyarakat Kota Banjarbaru yang telah banyak memberikan bantuan kepada para pengungsi yang berasal dari Kabupaten Banjar yang terdampak musibah bencana banjir.

“Dan tadi kami juga telah mendengar apa yang telah disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru dan Staf Ahli, bahwa masyarakat kami telah terlayani dengan baik dan ini mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kita semua dan mudah-mudahan banjir ini segera berakhir,” pungkas H Masruri pada saat melakukan peninjauan posko induk Pemko Banjarbaru.

Pada kesempatan ini H Masruri juga menyerahkan bantuan berupa gabin dan mie untuk dinikmati para pengunsi, sebagai bentuk kepedulian bagi para pengunsi korban banjir .

Kemudian Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Drs H Said Abdullah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dari Pihak pengusaha, Dinas terkait, DPRD Kota Banjarbaru, Forum RT RW dan seluruh masyarakat Kota Banjarbaru yang selalu bersikap ramah dan memiliki empati tinggi dan jiwa solidaritas yang luar biasa terhadap musibah yang dialami oleh Kabupaten Banjar dan Priovinsi Kalsel pada umumnya .

“Jadi, pada hari ini, kita menerima perwakilan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Banjar, yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan juga masyarakat Kota Banjarbaru, yang telah melayani warga Kabupaten Banjar yang mengungsi ke wilayah Kota Banjarbaru,” ujar Said.

Dan juga, lanjutnya, telah mengintruksikan seluruh aparat dan relawan kita agar tidak lagi melihat urusan wilayah dan KTP ataupun sebagainya, karena hari ini betul-betul musibah yang besar bagi Provinsi Kalsel dan menyebabkan gelombang pengungsian yang sangat besar.

“Kami akan terus membantu sampai musibah ini berakhir. Bahwa beberapa pekan ini, Allah subhanahu wa ta’ala telah menurunkan musibah di tetangga kami, dan menguji kami warga Banjarbaru apakah masih punya hati yang peduli kepada sesama,” lanjutnya.

Kemudian Said mengungkapkan, pihaknya juga menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar untuk daerah-daerah yang overload penampungannya silahkan pindahkan penampungannya ke Banjarbaru dan kami akan lanyani dengan baik, masyarakat Kota Banjarbaru ini keren, telah teruji beberapa kali untuk selalu peduli dengan kejadian musibah baik diwilayah Kalsel maupun luar Kalsel.

Kegotongroyongan masih terlihat sangat indah di Kota Banjarbaru. Semua pihak telah membuktikan kepedulian yang luar biasa sejak tsunami Caeh, gempa Jawa Bali dan Lombok, dan pada saat pelaksanaan Haul Abah Guru sekumpul.

Masih menurutnya, kita kembali melihat, panggilan kemanusiaan telah menggerakkan semua elemen di Kota Bajarbaru untuk kembali bahu membahu membantu pengungsi yang masuk Wilayah Kota Banjarbaru.

Sampai saat ini Posko Induk kebanjiran bantuan untuk disalurkan kepada pengungsi, dari pakaian bekas , pampers, pakaian dalam , nasi bungkus dan dana.

Setiap kelurahan telah membentuk posko peduli banjir, dan disetiap wilayah disemua sudut kota, dapur-dapur umum swadaya dari masyarakat secara otomatis beroperasi tanpa dikomando. Hal ini sangat menyentuih hati dan kami merasa sangat bersyukur. Kepedulian akan kemanusiaan masih tinggi di Kota ini.

Pada kesempatan itu Asisten I Setdakab Banjar, H Masruri menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Tim RSDI Banjarbaru atas partisipasi/ bantuan/ sumbangan dalam rangka penanganan Bencana Alam Banjir di tengan Pandemi Covid-19, yang diterimakan oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Drs H Said Abdullah MSi.

Yus/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *