1 Dari 8 Pelaku Tindak Pidana Asusila, Berhasil Dibekuk Polisi

  • Whatsapp

Lubuk Pakam, infobanua.co.id – Meski menuai waktu cukup berselang melakukan perburuan terhadap Para Pelaku, sekira 7 Bulan lamanya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) SatReskrim Polresta Deli Serdang, akhirnya berhasil mengungkap Tindak Pidana Asusila ‘Ala Sum Kuning’ terhadap DH, (15), Gadis Belia, Warga Desa Nagarejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, sekira Bulan. Juli 2020 tahun lalu, yang dilakukan oleh Kakak Kelas, dan Temannya sendiri yang usianya masih di bawah umur, akhirnya menemui titik terang.

Seorang dari 8 Orang Pelaku yang membuat Gadis tersebut hingga mengandung, dan melahirkan anak itu, yang saat ini anak tersebut sudah berusia 1 Bulan, berhasil dibekuk.

Berdasarkan Informasi dari Pihak Kepolisian menyebutkan, Pelaku yang berhasil dibekuk itu, bernama Latief Monel, (19), yang tak lain Teman, juga Tetangga Korban.

Penangkapan itu sendiri merupakan tindaklanjut dari Laporan Pengaduan M, (38), Ibu Korban yang didampingi Penasehat Hukumnya dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang ke Polresta Deli Serdang, pada tanggal  27 Juli 2020 tahun lalu, dengan Nomor Laporan Pengaduan : STTLP/380/VII/2020/SU/RES DS.

Terkait Penangkapan itu, Kuasa Hukum LPA Deli Serdang, OK Hendri Fadlian, SH., mengungkapkan, Pelaku berhasil ditangkap ketika Pihaknya mendapat informasi, bahwa Seorang Pelaku telah keluar dari persembunyiannya, dan kembali ke Rumahnya.

“Setelah menghubungi Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, selanjutnya Kami berkordinasi ke Unit PPA Satreskrim Polresta Deli Serdang, untuk segera melakukan penangkapan. Bersama Opsnal PPA Polresta Deli Serdang, akhirnya Seorang Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan,” jelas Hendri, Rabu (20/01/2021).

Saat Petugas melakukan pengembangan penyelidikan, terhadap 7 Orang Pelaku Lainnya, namun belum dapat ditemukan. OK Hendri, selaku Kuasa Hukum Korban, sangat menyayangkan Sikap Para Keluarga Pelaku yang tidak kooperatif, dan terkesan sengaja melindungi Para Pelaku, dan menghalangi tugas Aparat Hukum.

“Kami akan buat laporan ke Polresta, karena ini jelas Pihak Keluarga Pelaku telah melanggar hukum, yang mencoba melindungi Para Pelaku,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus, S.IK., SH., saat dikonfirmasi melalui Pesan Singkat via Whatsappnya, belum merespon.

Seperti diketahui, Peristiwa Perbuatan Asusila secara berama-ramai itu, diketahui terjadi pada Awal Juli 2020 tahun lalu. Perbuatan Asusila itu diketahui,ketika M, Ibu Korban mencurigai perubahan Perilaku, dan Bentuk Tubuh Putrinya yang baru beranjak Remaja itu.

M, sebagai Ibu Korban, sangat terpukul berat, bagai tersambar petir disiang bolong, ketika mengetahui Putrinya, DH, diperlakukan secara keji dengan beramai-ramai oleh Teman Tetangga Korban, dan Teman Sekolahnya. Apalagi mengetahui, Putri Kesayangnya itu tengah mengandung atas perbuatan Para Pelaku.

Tidak terima Putrinya dijadikan Korban Asusila Para Pelaku, Ibu Korban, M, langsung membuat Laporan Pengaduan ke Polisi. Berdasarkan Keterangan Ibu Korban, Para Pelaku telah memaksa, dan mencabuli Putrinya berkali-kali yang terjadi di Desa Bandar Dolok, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.

Berdasarkan perbuatan Asusila tersebut, Para Pelaku dijerat Undang Undang Perlindungan Anak, No.35, Tahun 2014, tentang Perubahan UU No.23, Tahun 2002, Pasal 81, dan Pasal 82, dengan Ancaman Hukuman Pidana Kurungan, Maksimal 15 Tahun Penjara.

(William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *