Kasus Covid 19 Kota Bogor Meningkat Tajam

  • Whatsapp

Bogor, infobanua.co.id – Jumlah positif Covid 19 di Kota Bogor terus meningkat tajam. Bahkan dalam beberapa hari terakhir kasus penambahan jumlah positif di Kota Bogor telah mencapai ratusan per harinya.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Bogor penambahan jumlah kasus positif covid 19 tertinggi di Kota Bogor terjadi pada hari selasa tanggal 19 Januari 2021. Dimana di hari tersebut penambahan kasus positif covid 19 di Kota Bogor mencapai 120 orang.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto Mengatakan angka kenaikan covid ini diakibatkan karena beberapa sebab. Sebab pertama adalah lonjakan karena liburan. Sebab kedua karena beberapa kegiatan.

“Seperti penambahan 120 itu karena rombongan kegiatan keagamaan dari luar kota. Makanya kita tekankan betul, kurangi mobilitas. Ini sudah jelas bahwa lonjakan ini terjadi karena mobilitas,” ujar Bima Arya saat saat memberi sambutan di kegiatan launcing Polisi Rw Satgas Covid 19 Kota Bogor di Paseban Sri Bima, Kamis (21/01/2021).

Lalu penyebab selanjutnya adalah, karena rumah sakit kapasitasnya terbatas, sehingga warga lebih memilih untuk dirumah, Terpaksa memilih untuk dirumah dan menulari anggota keluarganya.

Karena itu kita genjotnya di dua hal itu. Membubarkan kerumunan mengurangi mobilitas, menambah tempat tidur di rumah sakit.

Rs lapangan kapasitas 68 bed dan salah satu hotel akan kita resmikan juga insya allah sebagai fasilitas untuk OTG. Jadi kita perkuat disitu supaya yang gejala ringan tidak bertambah berat. Yang sehat tidak terpapar sakit,” ucap Bima yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Bima menambahkan Covid ini dimensi banyak, bukan hanya dimensi kesehatan, keamanan, ketertiban. Karena itu perlu bersama-sama. Dikesampingkan lah ini tupoksi siapa, overlap siapa, yang penting kita turun sama sama. Makanya saya apresiasi polisi.

Kita turun sama-sama, karena dibawah masalahnya itu banyak. Makanya saya suka dengan istilah pa kapolresta, belanja masalah dibawah. Kadang masalah itu tidak terfikir oleh kita. Padahal itu tugas kita semua sebagai pelayan warga.

Belanja masalah itu bisa dihadapi oleh ASN, TNI, Polri. Diselesaikan bersama sama di lapangan. Jadi saya kira ini langkah yang sangat baik. Menguatkan sinergi kita dengan kita evaluasi secara rutin nanti. Kami forkopimda tentu saja akan evaluasi, besok kita akan turun langsung ke titik-titik itu, melihat kelemahannya apa, yang perlu diperkuat apa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *