Pemdes Tongka Gelar Musdesus Penetapan Penerima BLT Dana Desa Tahun 2021

  • Whatsapp

Muara Teweh.infobanua.co.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Tongka Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara, gelar musyawarah desa khusus (Musdesus) Penetapan Calon KPM BLT DD terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2021 di Aula Balai Pertemuan Desa Tongka kamis, (21/01/2021)

Kegiatan ini dihadiri oleh Andria Pendamping Desa, Bambang Ali Topan Kepala Desa Tongka, Perangkat Desa, para ketua RT, tokoh masyarakat serta Babinsa dari kecamatan Gunung Timang.

Sesuai dengan PMK Nomor 222/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa dan Surat Edaran Kemendes PDTT Nomor 17 Tahun 2020 tentang Percepatan Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, musdesus ini diagendakan untuk Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Data Rumah Tangga Penerima BLT-Dana Desa Tahun 2021 yang dipimpin langsung oleh Ketua BPD Tongka,Ardi.

Untuk BLT-DD Tahun 2021 Bantuan tersebut akan disalurkan sebesar Rp.300.000,- perbulan kepada setiap KPM.selama 12 (dua belas) bulan mulai dari bulan Januari sampai Desember 2021.

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap agenda di atas, seluruh peserta musdesus menyetujui serta memutuskan data rumah tangga calon penerima BLT-DD Tahun 2021 yang dinyatakan Memenuhi Syarat sebanyak 151 KPM. Yg dituangkan kedalam berita acara rapat.

Hari ini adalah agenda validasi, finalisasi dan sekaligus penetapan data, mana sumber data yang akan menentukan tersebut ada dua yaitu data DTKS dan Data hasil tim melakukan pendataan beberapa waktu yg lalu.

Kepala Desa Tongka, Bambang Ali Topan. Menyebut, Bahwa kedua sumber data ini harus benar dan disepakati sesuai juknis yg telah dikeluarkan Kementrian Desa bahwa calon penerima BLT DD ini masuk kategori;
Sebuah. Bukan penerima PKH,BPNT, kartu pra kerja.dll

Adapun yang berhak menerima adalah; Orang miskin yang kehilangan mata pencaharian akibat covid19, Dalam keluarga mereka ada yg mengidap penyakit kronis / menahun.

Kades juga menyebutkan bahwa jangan sampai masih ada orang miskin yang terlupakan pada saat pendataan oleh tim relawan dan juga tidak masuk ke dalam data DTKS, maka kalau ada yg masih belum terdaftar di musyawarahkan sekarang, Jangan sampai dikemudian hari ada warga Desa Tongka yang merasa miskin namun tidak terdaftar akan menjadi masalah dikemudian hari.

Yang hadir hari ini adalah tokoh- tokoh masyarakat, agar apa yang dihasilkan dan ditetapkan bersama dalam musyawarah ini ikut mensosialisasikan kepada warganya. jangan sampai ada pandangan di masyarakat kelak bahwa BLT DD itu hanya kepala desa yang ngatur, itu yang kita khawatirkan. Ucap Bambang.

Pada kesempatan, yang sama Pendamping Desa juga menjelaskan bahwa BLT – DD adalah sebagai Bentuk tanggung jawab terhadap kebijakan yang dibrikan kepada masyarakat miskin yang terdampak pamdemi covid 19,tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *