Polres Blitar Tunggu Hasil Laboratorium Dugaan Tambang Pasir ilegal

  • Whatsapp
Kegiatan Tambang Pasir di Sungai Brantas Tahun 2020.

Blitar, Infobanua.co.id – Satreskrim Polres Blitar, saat ini lagi menunggu hasil uji labotarium dari ESDM provinsi terkait penindakan terhadap dugaan tambang pasir tidak berizin di Sungai Brantas di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Donny Kristian Baralangi, mengatakan bahwa, setelah pada bulan Desember 2020 lalu pihaknya menindak adanya dugaan tambang pasir ilegal di aliran Sungai Brantas di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, polisi sudah mengirimkan sampel hasil penyelidikan di Lokasi ke Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, untuk dilakukan uji labotarium.

“uji labotarium ini dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan polisi terkait adanya dugaan tambang pasir ilegal di aliran Sungai Brantas. Selain menunggu hasil uji labotarium, kami juga akan berkoordinasi dengan ahli di bidang pertambangan untuk melengkapi hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Blitar,” kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Donny Kristian Baralangi, kepada awak media, Senin 25-01-2021.

Menurut Donny, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan pemeriksaan saksi terkait laporan dugaan tambang illegal di aliran Sungai Brantas di Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Untuk diketahui bahwa, tanggal 28 Desember 2020 Satreskrim Polres Blitar melakukan penindakan atas dugaan penambangan pasir yang diduga illegal di aliran Sungai Brantas, di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Penindakan berawal dari laporan warga masyarakat sekitar yang merasa resah tentang adanya penambangan pasir yang menggunakan mesin Diesel untuk menyedot pasir disekitar lokasi.

Dari kejadian tersebut Polisi mengamankan 02 unit Mesin Diesel yang digunakan untuk penyedot pasir dilokasi aliran Sungai Brantas. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *