Meski Pemkab.Blitar Lakukan PPKM, Tapi Kawasan Wisata Boleh Buka

  • Whatsapp
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekda Kabupaten Blitar, Mujianto.

Blitar, infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, resmi melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II.

Namun sudah tidak lagi menjadi ancaman bagi para pelaku usaha di kawasan pariwisata di wilayah Kabupaten Blitar.

Karena pada saat PPKM jidid II ini, pengelola objek wisata diperbolehkan untuk membuka usahanya dengan syarat menerapan protokol kesehatan secara ketat.

Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekda Kabupaten Blitar, Mujianto, mengatakan bahwa, kebijakan boleh dibukanya kawasan wisata itu sebagaimana dikeluarkan oleh Pemkab Blitar.

“PPKM Jilid II ini tidak jauh beda dengan PPKM pertama, bedanya cuma tempat wisata diperbolehkan buka, asalkan menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes) yang ketat,” kata Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekda Kabupaten Blitar, Mujianto, Selasa 26-01-2021.

Menurut Mujianto, PPKM Jilid II ini dimulai Selasa 26 Januari 2021 hari ini sampai dengan Senin 08 Pebruari 2021. PPKM jilid II ini tidak akan jauh berbeda dengan PPKM yang pertama. yakni seperti penerapan Work From Home (WFH) 75 porsen, pembelajaran online, pembatasan tempat ibadah 50 porsen, kegiatan sosial, pusat keramaian dibatasi jam operasionalnya.

“Penerapan PPKM Jilid II ini diputuskan Pemkab Blitar setelah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),” jlentrehnya.

Selanjutnya Mujianto, menjelaskan, bahwa dalam rapat koordinasi tersebut diputuskan jika Pemkab Blitar akan mengikuti perpanjangan PPKM dengan mengacu pada status Zona Merah penyebaran covid-19.

“Di Kabupaten Blitar sendiri jumlah komulatif kasus covid-19 sampai Senin 25 Januari 2021 sore, mencapai 3.181 kasus. Dengan angka kesembuhan 2.414 orang dan angka kematian 238 orang,” ungkap Mujianto.

Masih menurut Mujianto, bahwa Gubernur Jawa Tinur, juga telah mengeluarkan SK terkait dengan perpanjangan PPKM. Dan Kabupaten Blitar masuk dalam SK itu untuk melanjutkan PPKM, karena Kabupaten Blitar berstatus Zona Merah,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *