Pembentukan PAM Swakarsa Harus Belajar Dari Masa Lalu

  • Whatsapp

Jakarta, infobanua.co.id – Salah satu progrqm prioritas Calon kapolri komjen sigit akan menghidupkan PAM SWAKARSA yang dilandasi pasal 3 UU No 2 tahun 2002 tentang kepolisian dan Peraturan polisi no 4 tahun 2020 tentang PAM Swakarsa. Yang pada intinya adanya pengaturan tentang Satuan pengamanan (SATPAM) , satuan Penagamanan Lingkungan (SATKAMLING) dan PAM yang dilaksnakan oleh entitas entitas adat di Indonesia.

Masyarakat umum masih dalam situasi yang Traumatik atas PAM SWAKARSA yang pernah ada tahun 1998 – 1999 yang secara historys memiliki catatan yang kurang baik dimana terjadinya benturan dalam masyarakat sipil dan PAM SWAKARSA .

Dalam penjelasannya PAM SWAKARSA ini sangat berbeda dengan PAM SWAKARSA yang pernah ada dan pelaksanaannya akan diintegrasikan dengan teknology informasi dan fasilitas yang ada pada policy, serta bersifat partisipatif , by demand . Bersifat cultural ; namun history PAM Swakarsa masa lalu menjadi hal yang sulit dilupakan oleh masyarakat umum.

Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menuturkan,saya berpendapat kalaupun program ini dilanjutkan ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan.

“Jangan sampai Pam swakarsa yang dibentuk ini kewenangannya kebablasan dan jangan sampai dijadikan alat kekuasaan yang akan berbenturan dengan kepentingan masyarakat umum yang justru akan menurunkan nilai demokrasi dan trust masyarakat terhadap pemerintah,”kata Pangeran,Rabu (27/1/2021).

Pembinaan dan pengawasan oleh kepolisian harus benar2 dilaksanakan dengan baik dan ketat, karena ada kekhawatiran PAM yang sebenarnya sdh berjalan di masyarakat setelah mendapat legitimasi akan bertindak melebihi kewenangannya,kata legislator PAN tersebut.

Saya juga berpendapat bahwa sosialisasi menjadi hal penting baik bagi pelaksana agar memahami tugasnya maupun bagi masyarakat umum agar mampu melaksanakan control dalam pelaksanaanya.

Saya mengharapkan pengalaman masa lalu menjadi pembelajaran bagi pembentukan PAM SWAKARSA kali ini,karenanya mari kita semuanya mengawal kegaiatan ini agar tidak keluar dari koridornya, tetap selalu di evaluasi dan dikaji untuk penyempurnaan dan berharap agar HARKAMTIBMAS lebih baik lagi dimasa yang akan datanh,pungkas legislator asal Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Selatan I ini.

indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *