Puskesmas Tegal Barat Gelar Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Kelurahan Siaga

  • Whatsapp

TEGAL, infobanua.co.id – Pelayanan kesehatan dan sosial dasar yang maksimal kepada masyarakat harus ditunjang peningkatan kapasitas kader posyandu. Sebab, kader berperan besar sebagai pemberi informasi kesehatan sekaligus penggerak agar masyarakat untuk datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Hal itu disampaikan Nur Fadhilah selaku narasumber pertama saat memberikan materi pelatihan peningkatan kapasitas kader kelurahan siaga di Puskesmas Tegal Barat Kota Tegal, Selasa (26/1/2021).

Dia menjelaskan posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama guna memberdayakan serta memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Posyandu sebagai perwujudan dari peran serta masyarakat tidak serta merta hadir dan bergerak dengan sendirinya, dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan kesinambungan posyandu terus diupayakan. Berbagai kebijakan telah dibuat dengan bermacam kegiatan dan program yang telah dilaksanakan agar posyandu tetap eksis dan menjadi gerbang terdepan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu permasalahan paling dasar dalam penyelenggaraan posyandu adalah masih kurangnya pengetahuan kader baik dari sisi akademis maupun teknis. Padahal, kader merupakan ujung tombak dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu.

Keberadaan kader menjadi hal yang sangat penting dan strategis ketika pelayanan yang diberikan ke masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan. Hal itu pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, saya berharap pada akhirnya membuat masyarakat selalu berperilaku hidup sehat dengan upaya penyehatan lingkungan, memasyarakatkan keluarga sadar gizi dan yang tak kalah pentingnya kesehatan ibu, bayi, dan anak balita tetap terjaga,” ujarnya.

Selanjutnya narasumber kedua diisi oleh Ibu Eka dengan memaparkan tentang tatanan (Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).
Dijelaskannya, tatanan PHBS yang ditetapkan pemerintah yaitu PHBS di rumah tangga, sekolah, tempat kerja, sarana kesehatan, dan tempat umum. Gambaran PHBS yang harus diterapkan dalam sehari-hari :
1. Mandi setiba dirumah > pakaian diganti > dan menjaga wudhu (karena mencuci hidung seperti cara berwudhu pada bagian hidung.
2. Memakai masker dengan benar (mulai dari pangkal hidung sampai bawah dagu dengan masker kain 4 lapis dan terbatas pada 4 jam).
3. Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
4. Hindari kontak langsung (physical distancing).
5. Hindari kerumunan.
6. Menjaga kesehatan fisik dan mental.
7. Makan makanan bergizi seimbang, perbanyak buah dan sayur.
8. Olahraga rutin yang aman (dirumah saja).

Di masa pandemi ini, PHBS dilakukan terus menerus sehingga menjadi pola kebiasaan dan akhirnya membudaya baik di keluarga sampai ke masyarakat luas, “papar Ibu Eka.

Di akhir acara, dilanjutkan dengan tanya jawab dan penilaian kepada perwakilan kelompok yang mau maju kedepan memberikan penjelasan kepada peserta lainnya tentang masalah PHBS, “tutup Ibu Eka.

Acara pelatihan peningkatan kapasitas kader kelurahan siaga dimulai dari pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Puskesmas Tegal Barat dan akan diadakan 6 kali dalam satu tahun dengan tema dan peserta yang berbeda pula.
Untuk peserta kali ini diikuti 20 orang kader kesehatan dari posyandu Melati Sari A Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *