Ular Piton Menjalar Dalam Etalase Disply Jilbab di Pertokoan Kota Blitar

  • Whatsapp
Seekor Ular Piton diamankan di Markas Pol.PP Kabupaten Blitar.

Blitar, Infobanua.co.id – Pagi-pagi warga jalan Semeru, Kota Blitar, dihebohkan dengan teriakan minta tolong oleh pemilik toko Jilbab, pasalnya etalase buat mendisply jilbabnya di naiki seekor Ular Piton.

Dan akhirnya Ular Piton tersebut dapat ditangkap oleh Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Kepala Satpol PP Pemkab Blitar, Rustin Tri Setyo Budi, mengatakan bahwa, anggotanya telah menerima laporan warga sekitar, yang lokasinya berdekatan dengan Markas Satpol PP di jalan Semeru, Kota Blitar.

“Memang kami ada tim Satuan Tunggu Tugas (STT) bidang rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melayani semua warga. Tidak hanya warga Kabupaten, tapi juga warga Kota. Apalagi lokasi sangat dekat dengan kantor kami,” kata Kepala Satpol PP Pemkab Blitar, Rustin Tri Setyo Budi, kepada awak media Rabu 27-01-2021.

Menurut Rustin, bahwa pemilik toko Nike, sekitar pukul 07.00 WIB mendatangi Markas Pol.PP, melapor jika melihat seekor Ular sedang naik menjalar dietalase tempat mendisply Jilbab.

“Pemilik toko itu, baru buka tokonya. Dengar ada suara kresek-kresek di dalam etalase. Lalu didekati, dia melihat ada seekor Ular Piton. Karena kaget dan takut, dia setengah menjerit dan berteriak, sambil lari mendatangi pos kami minta tolong kepada anggota,” jlentrehnya.

Masih menurut Rustin, karena jarak antara Markas Satpol PP dengan toko pelapor hanya sekitar 100 meter, petugas cepat tanggap dan mendatangi lokasi. Dan benar didapati seekor Ular sepanjang 2,5 meter lebih, tampak melingkar naik menjalar di dalam etalase.

“Ular itu sejenis Piton, sangat berbahaya, nyambar kesana kemari ketika berusaha ditangkap anggota kami. Kami juga heran, di tengah Kota kok ada Ular yang berbahaya,” paparnya.

Kemudian Ular Piton tersebut berhasil ditangkap sekitar 15 menit. Selanjutbya Petugas Satpol PP memasukkannya ke dalam Karung.

“Sekarang Ular itu diamankan di Markas Satpol PP. dan kami akan berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *