Dewi Aryani Menyerahkan Bantuan untuk Disabilitas 50 Juta dan 350 Paket Sembako

  • Whatsapp

TEGAL, infobanua.co.id – Kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) pada tanggal 29-31 Januari 2021 kali ini anggota komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani. M.Si melakukan kunjungan dan dialog di Gedung DSM (Disabilitas Slawi Mandiri) organisasi Difabel yang menaungi masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik se-Kabupaten Tegal.

DeAr panggilan akrab Dewi Aryani hadir didampingi Dirut Group PT Merdeka Bahari Indonesia H. Hutri Agus Mardiko. SH dan Sekretaris DPC beserta Jajaran DPC PDI Perjuangan Kab Tegal.

Jumlah difabel se-Kabupaten Tegal kurang lebih 12.374 orang se-Kabupaten Tegal berdasar pendataan tahun 2015 (masih menjadi acuan tetap saat ini). Dalam kunjungannya Dewi Aryani berserta pendamping yang hadir menyerahkan bantuan dana sebesar 50 juta rupiah dan 350 paket sembako.

Dalam sambutannya Dewi menyampaikan dukungannya untuk pembangunan Gedung Lokakarya yang nantinya akan digunakan para difabel dalam berorganisasi dan beraktifitas termasuk kegiatan ketrampilan, kesenian, olahraga dan lain lain. DeAr mengajak semua pihak agar terketuk hatinya untuk bersama-sama membantu para penyandang disabilitas.

“Saya merasakan ada getaran semangat mereka untuk berkarya dan bekerja. Maka ke depan berbagai pihak harus bergotong royong membantu dan hari ini PT MBI mempelopori memberikan bantuan dana agar di ikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Tegal. Mereka bisa menyisihkan sedikit dana CSR mereka untuk membantu para difable dalam memenuhi kebutuhan gedung dan peralatannya maupun hal lainnya agar mereka dapat berkarya dan memiliki peluang untuk bekerja maupun memiliki usaha mandiri. Mereka ini hanya punya keterbatasan fisik tetapi semangat mereka berkarya tidak terbatas”, tandas Dewi Aryani.

Selain memberikan bantuan DeAr juga akan mendorong dan berkomitmen membiayai mereka untuk mendirikan yayasan resmi sehingga kiprah mereka mendapat payung hukum yang lebih pasti termasuk nantinya dalam menggalang dana bantuan yang resmi baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta dan para dermawan lainnya. Kalau yayasan kan ada audit jadi penggunaan dananya pasti ada laporan secara berkala selain legal dan formal payung hukumnya. Selain itu DeAr akan bantu mereka dirikan yayasan dan carikan wakaf tanahnya untuk di bangunkan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus difable, “pungkasnya. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *