Dinkes Kabupaten Blitar Lakukan Vaksin covid-19 Secara Marathon

  • Whatsapp
Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

Blitar, Infobanua.co.id –Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, memproses vaksinasi covid–19 dilaksanakan secara marathon.

Setelah menerima 2.800 vial vaksin Sinovac termin pertama, petugas berancang-ancang untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Yakni akan langsung dilakukan begitu vaksinasi tahap pertama bahis.

“Vaksinasi tahap kedua akan segera dilakukan setelah tahap pertama habis, pada termin pertama, Kabupaten Blitar mendapat kiriman 3.000 vial vaksin,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti kepada awak media, Senin 01-02-2021.

Menurut Krisna, tidak menunggu lama, peluncuran di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, langsung dilakukan. Menyusul ribuan Tenaga Kesehatan divaksin. Data dari satgas, pada tahap pertama ada 2.574 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang diajukan.

“Dari jumlah tersebut, 2.210 orang Tenaga Kesehatan sudah selesai divaksin . Sedangkan 180 orang Nakes masih ditunda dan 184 orang Nakes batal mengikuti vaksinasi. Ada enam alasan mereka gagal divaksin, diantaranya karena mengidap penyakit hipertensi,” jlentrehnya.

Masih menurut Krisna, ada juga yang berstatus penyintas (bekas pasien covid-19), menderita diabetes miletus, asma, hamil dan memiliki penyakit kronis.

“Jumlah Nakes sasaran vaksinasi di Kabupaten Blitar sebanyak 3.154 orang dan prioritas Nakes dulu,” ungkapnya.

Selanjutnya Krisna menjelaskan bahwa, vaksinasi tahap ke dua dengan tambahan 2.800 vial vaksin masih menyasar kepada kelompok Nakes yang tersisa. Sebab capaian vaksinasi unsur Nakes masih 71,9 porsen. Kemudian ditambah unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda).

“Jadi vaksinasi tahap kedua kepada Nakes dan Forpimda,” jelas Krisna.

Dan dalam waktu dekat vaksin termin kedua akan didistribusikan kepada Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yaitu Puskesmas, Rumah Sakit Negeri dan Swasta, serta Klinik yang memenuhi syarat.

Sementara sesuai data yang diajukan, jumlah keseluruhan warga Kabupaten Blitar yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 668.364 jiwa.

Selain itu tenaga kesehatan sebanyak 3.154 orang, TNI (AD, AL dan AU) 656 personil, Polri 721 personil, Satpol PP 70 personil, petugas terminal Bus 15 orang, petugas stasiun Kereta Api 84 orang, petugas Damkar 25 orang, PLN 80 orang dan PDAM 120 orang.

“Sesuai urutan prioritas, vaksinasi warga dilakukan paling belakang. Sementara tercatat sampai Sabtu 30 Januari 2021, jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 3.572 kasus. Dengan rincian 2.805 orang sembuh, 267 meninggal, 208 orang menjalani isolasi mandiri, 101 orang diisolasi di gedung isolasi dan 123 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *