Ternyata Warga Padang Komsumsi Es Kristal Berbahaya Selama ini

  • Whatsapp

Padang ( Sumbar ) , Infobanua.co.id – Hampir seluruh masyarakat Kota Padang diduga telah ” Diracuni ” dengan produk minuman yang berbahan baku air sungai yang dikemas menjadi Es Kristal dari produksi CV HARAPAN JAYA yang memiliki Pabrik di Daerah Balai Bagadang, Kecamatan Koto Tangah, Lubuk Minturun, Kota Padang, Sumatera Barat dan telah beroperasi kurang lebih dari 5 tahun. ( 1/02/21 )

Kasus tersebut ditemukan karna dugaan tidak adanya tanggung jawab dari Dinas Kesehatan Kota Padang dan lemahnya pengawasan BPOM ( Balai Pengawasan Obat Makanan ) Kota Padang pada produksi tersebut yang menimbulkan penyakit diare atau infeksi saluran pencernaan setelah mengkonsumsi produk Es Kristal berbahan baku air sungai yang mengandung Bakteri Ecoli atau Bakteri Escherichia coli.

Bakteri Ecoli atau Bakteri Escherichia coli sering kali menyebabkan diare atau infeksi saluran pencernaan. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Penyebaran penyakit melalui air yakni infeksi asal air sebagaimana halnya penyakit asal makanan disebabkan oleh mikro organisme yang memasuki dan meninggalkan inang lewat mulut usus. Infeksi semacam itu disebut juga infeksi enterik karena usus lah yang terinfeksi. Penyakit terjadi karena meminum air tercemar penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air ini disebut Waterborne Disease dan sering ditemukan pada penyakit Tifus, Kolera dan Disentri.

Sebenarnya sumber infeksi itu bukanlah airnya melainkan tinja yang berasal dari manusia atau hewan yang telah mencemari air tersebut tinja tersebut mengandung Patogen-patogen Enteric bila berasal dari orang sakit atau Carrier. Bagaimanapun juga dengan cara lewat air itulah wabah infeksi Enterik yang dapat menjangkit banyak orang.

Saat dicek dikolom pencarian kategori Produk dari laman ‘ Cek produk BPOM RI’ di website ( cekpom.pom.go.id ) Kita tak akan menemukan data seperti Nomor Registrasi ( izin MD ), Nama Produk ( Es Kristal dan Komposisi Satuan ) dan Pendaftar (Nama Perusahaan dan Alamat ) dari CV HARAPAN JAYA. Apalagi mempertanyakan rekomendasi SNI (Standart Nasional Indonesia) dan ditambah dengan informasi laporan tahunan terakir BPOM Padang tahun 2018 yang menyatakan tak terdaftarnya pengurusan dan rekomendasi izin MD sehingga dapat dipastikan produk Es Kristal Produki CV HARAPAN JAYA tidak sehat untuk di konsumsi manusia.

Dikuatkan dengan kesaksian dari narasumber kami yang pernah menjadi pekerja di pabrik tersebut dan yang enggan disebutkan namanya saat di wawancara mengakui sejak tahun 2016 bekerja disana mengetahui perusahaan ditempat ia bekerja memang tidak lolos dari verifikasi izin uji bakteri, Sumber bahan baku air bukan dari air yang dimasak terlebih dahulu. Selama ini sumber air yang dibekukan hingga menjadi sebuah produk Es Kristal di ambil dari air sungai yang hulunya menjadi tempat wisata dan berlokasi kurang lebih 100 meter di belakang Pakbrik.

Secara detail, narasumber kami mengatakan tepian sungai tersebut dibuat seperti saluran irigasi dan air sungai dari saluran tersebut disedot menggunakan pipa yang di tampung oleh 2 buah Bak buatan dan di salurkan ke mesin pembekuan Ultra Violet hingga menjadi sebuah Es Kristal tak layak konsumsi yang di Produksi oleh CV HARAPAN JAYA selama ini.

” Bahan yang di ambil dari Batang Aiai (Air Sungai), Di tepi sungai di buat seperti saluran irigasi, Air dari saluran tersebut di tampung oleh 2 Bak buatan, dan air tersebutlah dijadikan bahan baku, Tetapi informasi yang saya terima pada tahun 2016 itu pihak perusahaan membayar pihak Penguji bakteri “, Ujarnya.

Kasus ini bertambah nyata ketika enggannya Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang FERYMULYANI menjawab konfirmasi wartawan yang mengajukan pertanyaan via telfon kepadannya pada Jumat, (29/01/2021). terkait tentang informasi program tanggungjawab Dinas Kesehatan Kota Padang terhadap kesehatan masyarakat akibat timbulnya penyakit usai mengkonsumsi Es Kristal produksi CV HARAPAN JAYA.

Kepala Dinas Kesehatan FERIMULYANI menjawab pertanyaan itu seakan-akan salah sasaran, padahal instansi pemerintah yang di Pimpinnya telah ditugaskan dan ditunjuk sebagai penanggungjawab dalam KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR (907/MENKES/SK/VII/2002). TENTANG SYARAT-SYARAT DAN PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM.

” Untuk produk Es Kristal izin nya MD dari Badan POM , Pengawasannya juga oleh BPOM. Silahkan konfirmasi ke BPOM “, Singkat FERIMULYANI selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang.

Selain itu infomasi tambahan yang kami rangkum melalui narasumber mantan pekerja perusahaan tersebut menambahkan Daerah Balai Gadang tempat berdirinya industri yang cukup besar yang bisa mendistribusikan Es Kristal ke pedagang di Kota Padang dengan memperoduksi sekitar 30.000 ton Es Kristal perbulannya tersebut telah dilarang secara Undang-Undang untuk tidak diperbolehkan mendirikan pabrik, namun CV HARAPAN JAYA tidak mengindahkannya hingga sekarang.

Berulang kali pihak Kecamatan, Koto Tangah Padang melakukan pengecekan izin Mendirikan Bangunan dan selalu pihak CV HARAPAN JAYA mengutus perwakilannya untuk menyelesaikan secara pribadi.

Tak hanya itu, Karna diduga tidak melalui prosedur yang benar, pengecekan racun api untuk pada peremajaan yang dilakukan pihak Pemadam kebakaran juga melalui prosedur pribadi oleh oknum perusahaan karna tidak berkategori sebuah pabrik.

” Sudah dua kali pihak Kecamatan memeriksa IMB (Izin Mendirikan Bangunan), Pihak perusahaan hanya mengutus oknum perusahaan untuk menyelesaikannya lagi secara pribadi “, Tambahnya.

Usaha untuk konfirmasi kepada pihak yang terlibat pun tak cukup sampai disitu, wartawan juga mencoba menghubungi melalui Hand Phone untuk meminta konfirmasi kepada pemilik perusahaan yang diketahui bernama HANIF pada tanggal kamis, (28 januari 2021). Sayangnya ia juga tidak mau merespon pertanyaan wartawan yang menghubunginya.

Sejak tahun 2015, BPOM RI telah merekomendasikan sebaiknya proses pembuatan Es Krital yang untuk dikonsumsi harus memiliki rekomendasi SNI ( Standar Nasional Indonesia ) air yang baik dikonsumsi adalah air yang dimasak terlebih dahulu, bukan air sungai yang hanya dibekukan lalu di produksi ke pasaran karna tak layak untuk di konsumsi, karna devenisi air bersih yang baik dikonsumsi tidak sembarangan, Bahkan air yang digunakan bersumber dari PDAM ( Perusahaan Daerah Air Minum ) tidak bisa dijamin kebersihannya, Apa lagi bersumber dari Sungai yang tercemar.

Untuk kedepannya masyarakat atau konsumen dihimbau, harus berani cerewet jika di restoran, tanyakan asal usul Es Kristal berasal, Apakah dibuat sendiri atau produk di beli sehingga terhindar dari timbulnya penyakit akibat mengkonsumsi Es Krital.

Konon kabarnya, Produk Es yang bahan bakunya dibuat dari air mentah sebetulnya diperuntukkan untuk mendinginkan daging, ikan, atau makanan laut lainnya, bukan untuk konsumsi manusia. Tak ada salahnya untuk waspada demi kesehatan.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Janganlah kau rusak lg warga urang awak. Ingat anak keluargamu apa nanti bisa jadi karma kepada keluargamu. Jan pandia juo lai