Wakil Walikota Tegal Meminta Kepala Dinkes Kebut Vaksinasi Tahap 1

  • Whatsapp

TEGAL, infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal berkomitmen mengebut, speed up untuk menggenjot pelaksanaan vaksinasi di Kota Tegal, dengan target minggu ini, vaksinasi tahap I harus sudah selesai.

Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi ketika berdialog langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Pimpinan Daerah se-Jawa Tengah dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19, melalui video meeting.

Jumadi dan jajaran Pemkot Tegal mengikuti dialog tersebut bersama anggota Forkompimda Kota Tegal antara lain Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Jasri Umar, Komandan Kodim 0712, Letkol. Inf Sutan Pandapotan Siregar, Ketua Pengadilan Negeri Kota Tegal Djoni Witanto dan Komandan Lanal tegal, Letkol. Marinir Ridwan Azis di Command Room Dinkominfo Kota Tegal, Senin (1/2/2021).

“Terkait vaksinasi Kota Tegal yang masih rendah se-Jateng, saya sudah meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk di speed up, mudah-mudahan di dalam minggu ini sudah selesai tahap kesatu, karena mulai minggu depan sudah mulai tahap kedua, jadi paling tidak dua hari kedepan harus sudah selesai,” tutur Jumadi.

Jumadi menyampaikan, Ia sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan kota Tegal untuk segera menyelesaiakan pelaksanaan vaksinasi tahap I.

Jumadi kepada Gubernur menyampaikan beberapa persoalan terkait data sasaran vaksin. Ada beberapa nama yang sudah di input namun belum mendapatkan tiket untuk di vaksin dan ada satu nama yang tercatat dengan dua NIK yang berbeda.

Menanggapi hal terebut, Gubernur memberikan masukan agar masing-masing Rumah Sakit dan Puskesmas diberikan target untuk melaksanakan vaksinasi, Ia mencontohkan rumah sakit diberikan target memvaksin 200 orang perhari dan puskesmas memvaksin 50 orang perhari.

Ganjar optimis Kota Tegal bisa melakukan percapatan pelaksanaan vaksinasi mengingat wilayah kota Tegal yang relatif kecil.

Kedepan Ganjar menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi tahap II yang akan dilaksanakan di luar tenaga kesehatan, melakukan replikasi pelaksanaan vaksinasi tahap I, percepatan kepada masyarakat, dengan menyiapkan data, menyiapkan tempat dan sistem antriannya. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *