Covid-19 Belum Berakhir Meskipun Vaksin Sudah Ditemukan

  • Whatsapp

Muslim Minta Masyarkat Kalsel Agar Tetap Jalankan Dan Amalkan Pola Hidup Sehat Dengan Menerapkan 3M

BANJARMASIN, infobanua.co.id – Dengan adanya vaksin yang disediakan oleh cina untuk pencegahan penyakit covid-19, yaitu vakasin sinovac kadinkes prov. Kalsel Muslim menyatakan bahwa vaksin yang di terima dan di suntikan untuk pengutan kekebelan imun tubuh itu dinyatakan aman.

Hal ini disampaikan langsung kepada infobanua.co.id oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalsel Bahwa ketika sudah di suntikan vaksin yang di masukan kedalam tubuh nantinya akan bereaksi. Namun jika ada gejela-gejela seperti kram, kesemutan. Itu sangat wajar. Jumat (29/1).

Menurt Muslim, mengaenai Kadinkes kota Banjarmasin Mahcli Riyadi yang saat ini terkena covid-19 walaupun sudah di suntik vaksin untuk pertama kalinya dan tetap terkena covid-19. Hal ini tidak serta merta bisa menyalahkan vaksin yang dibuat.

“Iya sesuai pemberitahuan dari pak Walikota sendiri mengenai Kadinkes Kota Banjarmasin. Machli Riyadi ternyata sudah memiliki gejela covid-19, namun tidak di ketahui”. Ujarnya

Sesuai arahan dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia bahwa tata cara pengunaan Vaksin sinovac yaitu dengan melakukan dua kali suntikan vaksin dengan jeda per dua minggu guna menyesuaikan daya tahan tubuh setelah satu minggu di vaksin. Agar jika nanti ada virus yang masuk vaksin yang sudah di suntikan bisa menjadi antibody dan dapat melawan serta mengurangi keparahan bagi mereka yang terkena covid-19. Bebernya

Muslim juga menyarankan agar warga Kalsel, terutama Kota Banjarmasin. Meskipun vaksin covid-19 sudah di temukan namun akan tetapi covid-19 masih ada dan belum berakhir. Maka dari itu Muslim meminta kepada seluruh lapisan penduduk masyarakat agar dapat selalu menerepkan pola hidup sehat dengan menerap protokol kesehatan yaitu 3M. Pungkasnya

febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *