Pemkab Bone Gelar Pencanangan Perdana Vaksinasi Covid -19

  • Whatsapp

BONE – Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bone di dilakukan hari ini, Rabu (03/01/2021) yang berlangsung di gedung La Teya Rudini jalan Petta Ponggawae.Kecamatan Tanete Riattang Kab. Bone

dr. Yusuf sekretaris Dinas kesehatan sekaligus Jubir Covid 19 mengatakan penyuntikan awal dalam Pencanangan vaksinasi perdana ini dihadiri dari 21 perwakilan penerima vaksin sinovac untuk tahap pertama diantaranya Forkopinda, LSM, MUI perwakilan Toko Agama, Media , Tionghoa perwakilan masyarakat, Akademisi , sedang dari dinas kesehatan di wakili oleh dr. Yusuf sendiri.

Secara serimonial di ikuti secara serentak dari 43 Puskesma, rumah sakit, dan klinik.

Menurut dr. Yusuf perwakilan dari 21 penerima vaksin covid ini
tahapan yang dilakukan untuk menerima vaksin adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu kemudian di screening berupa tes tensi dll kemudian wawancara terkait penyakit apa dan sebagainya, bila sehat dan layak oleh dokter maka akan disuntik oleh petugas

Sementara dari 21 target hanya 14 yang lolos scraning , 12 yang terdaftar dan 2 orang tambahan yang mendaftarkan diri yakni Sekretaris Daerah Andi Islamuddin dan Ketua DPRD Bone Drs. Irwandi Burhan .

Sementara Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar M. Padjalangi M.Si harus tertunda penyuntikan vaksinnya karena setelah dilakukan scraning tekanan darahnya naik hingga 166 tensi bahkan sampai 3 kali dilakukan csraning tetap sama hal samapun juga dialami oleh Danyon Brimob dan Dandim semuanya karena tensinya. Sedangkan Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle terpaksa tidak bisa di beri Vaksin karena fakto umur yang melebih dari syarat usia 18 sampai 59 tahun

Dr. Yusuf mengatakan Petugas Vaksin yang di beri kepercayaan untuk penyuntikan adalah Andi Irmayani seorang perawat dari Puskesmas Watampone yang memang sudah ahlinya

Vaksin tahap pertama ini di keluarkan sebanyak 21 dosis sesuai dengan sasaran satu botol satu alat suntik dan kapas swap setelah di suntikan

“Setelah pemberian vaksin tahap pertama akan dilanjutkan pemberian vaksin tahap kedua 14 hari sesudah vaksin pertama” kata dr. Yusuf.

Sementara itu Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar mengatakan “dirinya tertunda mendapat suntikan vaksin karena tensinya naik, namun bukan berati tak mau kalaupun besok tensinya sudah normal dirinya minta disuntik, tetapi yang sudah di suntik bukan berati suda bebas dari virus covid – 19 tetap waspada dan selalu utamakan protokoler kesehatan jaga jarak. Pakai masker dan cuci tangan

Selain itu beliau juga menghimbau jangan percaya dengan berita hoax karena vaksin ini sudah halal dan suci dari MUI kemudian direkomendasikan BPOM Indonesia jadi jangan khawatir.”Jelasnya.(A.Ida )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *