Tahun 2020 Ribuan Isteri di Blitar Gugat Cerai Suami

  • Whatsapp
Kantor Pengadilan Agama, jalan Imam Bonjol 42, Kota Blitar.

Blitar, Infobanua.co.id – Karena banyaknya gugatan cerai yang diajukan ke Pengadilan Agama (PA) Blitar selama tahun 2020, mengakibatkan ribuan wanita di Blitar menyandang status Janda.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blitar, Nurkolis, mengatakan bahwa, sepanjang tahun 2020 sebanyak 2.942 kasus perkara gugat cerai yang diajukan istri ke Pengadilan Agama Blitar. Sementara cerai talak yang diajukan pihak suami hanya 1.103 perkara.

“Kebanyakan gugat cerai yang diajukan dari pihak istri. Jumlahnya dua kali lipat dari cerai talak yang diajukan pihak suami,” kata Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blitar, Nurkolis, Rabu 03-02-2021.

Menurut Nurkolis, bahwa yang mengajukan cerai gugat maupun cerai talak adalah pasangan muda yang memiliki rentang usia antara 30 sampai 35 tahun ke bawah. Sementara faktor yang mempengaruhi cerai gugat maupun cerai talak adalah perselisihan dan pertengkaran terus-menerus yang disebabkan oleh masalah ekonomi. Biasanya suami penghasilannya pas-pasan, sementara pihak istri memiliki gaya hidup yang cukup tinggi.

“Masalah ini kemudian menyebabkan pertengkaran yang terus-menerus, sehingga rumah tangga tidak bisa dipertahankan lagi,” jlentrehnya.

Selanjutnya Nurkolis menjelaskan bahwa, selain masalah ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga menjadi pemicu perceraian. Namun jumlahnya sangat sedikit.

“Jika KDRT sedikit. Mungkin karena pembuktiannya sulit dan bukti-bukti yang diajukan harus lengkap dan untuk proses perceraian biasanya akan ada tahap mediasi. Namun proses mediasi ini jarang yang berhasil,” ungkapnya.

Lebih dalam Nurkolis, menegaskan bahwa, di masa pandemi covid-19 proses persidangan di Pengadilan Agama Blitar tetap berjalan.

“Namun, persidangan dibatasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *