Anak Tiga Tahun Hilang Terseret Arus Irigasi di Kab.Blitar

  • Whatsapp
ilustrasi anak tenggelam.

Blitar, Infobanya.co.id – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, itu kata peribahasa yang artinya kehidupan didepan kita adalah rahasia Allah, untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka.

Itulah yang terjadi dengan seorang anak usia tiga tahun asal Kabupaten Gresik, hilang setelah terseret arus saluran irigasi saat ikut orangtuanya berkunjung dirumah kerabatnya di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu 03 Pebruari 2021 sore.

Paur Humas Polres Blitar, Bripka Didik Dwi, mengatakan bahwa, Muhammad Muharrom, anak laki–laki berusia 03 tahun warga Kabupaten Gresik diketahui hilang, setelah pada Rabu 03-02-2021 sore terseret arus air di saluran irigasi saat berada di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

“Dari keterangan Kasturi ayah korban, saat itu saksi bersama istrinya dan dua orang anaknya termasuk korban sedang berkunjung kerumah Dwi, warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar,” kata Paur Humas Polres Blitar, Bripka Didik Dwi, kepada awak media, Kamis 04-02-2021.

Menurut Dwi, kemudian sekitar pukul 16.00 WIB korban dan kakaknya bermain dihalaman rumah dimana saat itu kondisi hujan deras dan arus parit irigasi yang ada didepan rumah sangat deras.

Beberapa saat kemudian kakak korban masuk kedalam rumah, sementara korban masih berada diluar sendirian.

“Setelah kakak korban kembali, korban sudah tidak ada dihalaman rumah, selanjutnya Agung kakak korban memberitahu kepada kedua orangtuanya,” jlentrehnya.

Selanjutnya orang tua korban dibantu dengan warga sekitar ikut mencari keberadaan korban, namun korban belum ditemukan.

“Hingga Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB korban belum juga ditemukan,”.ungkapnya.

Kemudian berdasarkan keterangan saksi, diduga kuat korban terseret arus air di parit saluran irigasi yang saat itu kondisinya sangat deras karena hujan lebat yang mengguyur wilayah Gandusari pada Rabu siang.

Selanjutnya Dwi menerangkan bahwa, hari ini proses pencarian korban kembali dilanjutkan. Dan proses pencarian juga melibatkan Tim Basarnas Pos SAR Kabupaten Trenggalek.

“Saat ini kami kembali melakukan pencarian dan semoga segera ditemukan,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *