Akibat Hujan Lebat Dua Kecamatan Kota Blitar, Banjir dan Dua Lokasi Tanah Longsor

  • Whatsapp
Banjir di jalan Sumba, Kamis 04-02-2021 petang.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, melalui Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar masih mendata sejumlah kejadian akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Blitar pada Kamis 04-02-2021 siang sampai malam.

Kepala Dinas Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, melalui Kabid PBD Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Supriyadi mengatakan bahwa, untuk sementara, Bakesbangpol dan PBD sudah menerima laporan banjir dan tanah longsor akibat hujan deras di beberapa titik di Kota Blitar.

“Berdasarkan laporan yang sudah masuk ada dua lokasi yang sempat terendam banjir saat hujan lebat kemarin, yaitu, di jalan Sumba, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan dan di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo,” kata Kabid PBD Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Supriyadi, kepada awak media, Jum’at 05-02-2021.

Menurut Supriyadi, bahwa sejumlah rumah di dua kelurahan itu sempat terendam banjir akibat luapan saluran air di lokasi.

“Walaupun semalam, airnya langsung surut. Tim kami juga sudah memeriksa ke lokasi,” jlentrehnya.

Masih menurut Supriyadi, demikian juga laporan tanah longsor yang berada di Kelurahan Gedog dan Kelurahan Kepanjenlor.

“Untuk kejadian tanah longsor, sementara laporan yang sudah masuk baru di dua lokasi itu,” ungkapnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Kota Blitar, Rido Handoko, mengatakan bahwa, air yang merendam rumah warga di jalan Sumba, Kelurahan Karangtengah, tadi malam dirinya juga tinggal di jalan Sumba, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

“Semalam, begitu air surut, warga langsung bersih-bersih,” ungkapnya.

Selanjutnya Rido menerangkan bahwa, banjir disebabkan luapan air dari sungai di jalan Sumba. Hujan lebat membuat debit air di sungai jalan Sumba naik.

Air dari sungai jalan Sumba meluap masuk ke saluran di permukiman warga. Kemudian air di saluran meluap menggenangi jalan dan masuk ke dalam rumah warga.

“Hujannya memang lebat dan cukup lama. Air sungai meluap ke saluran permukiman dan menyebabkan banjir di jalan dan rumah warga,” pungkasnya.(Eko.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *