DisdukCapil Undang Salah Satu Media Online Terkait Pemberitaannya “Layanan Disdukcapil Lamban Dan Lewat Jalur Cepat”

  • Whatsapp

BONE – Terkait adanya pemberitaan tentang pelayanan di kantor kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) kabupaten Bone tentang KTP dan KK yang di nilai lamban atau berbulan-bulan bahkan sampai tahunan belum di terbitkan termasuk di duga adanya orang dalam yang ikut campur melalui jalur cepat dengan memungut biaya sebesar Rp. 200.000 yang di rilis oleh salah satu media online InstingJurnalis.com beberapa hari lalu menuai sorotan Dinas Capil Kabupaten Bone.

Drs. Andi Darmawan selaku kepala Disdukcapil Bone mengetahui adanya pemberitaan itu langsung menghubungi wartawan insting atas nama Andi yang merilis berita tersebut untuk memberi kejelasan

Kadis Capil meminta Andi kalau bisa di bawakan bukti buktinya yang di maksud dalam pemberitaan . Walau keduanya saling chat melalui WA, namun merasa blm ada titik terang akhirnya kadis Capil mengundang wartawan insting atas nama Andi duduk bersama dengan mengirimkan surat undangan dengan nomor surat 470/039/II/Kc8/2021 yang tertanggal 02 Februari 2021

Andi memenuhi undangan dengan mendatangi kantor Capil didampingi Redaktunya Ilham. Pertemuan kadis Capil yang didampingi sekretaris, Kabid dan beberapa staf yang punya peran penting dalam hal tentang penerbitan KTP dan KK turut hadir diruang kerja Kadis capil. Dalam penjelasan kadis Capil alasan.mengundang Andi selaku wartawan insting yang memberitakan tentang pelayanan Capil lambatnya pengurusan KTP atau KK di tambah di duga adanya orang dalam terlibat dengan jalur cepat membayar Rp. 200.000 untuk pengurusannya tertanggal 27 Januari 2021, agar memperlihatkan bukti buktinya dan menunjuk siapa orangnya yang berani melakukan pungli di instansinya

Dipertemuan itu kadis Capil meminta data datanya untuk diperlihatkan

“Data yang ada di adek yang dimaksud tidak selesai bawakan kekami kemudian yang membayar kasih saya datanya begitupun yang memberi maupun yang menerima ,kasih saya data kita proses, kita pertemukan mereka kalau orangnya Capil yang terima uang saya akan kasih sangsi pidana kalau dia honor saya berhentikan kalau dia PNS saya mutasi.” Kata Darmawan dengan tegas.

Ditambahkan, kalau ada dokumen KTP atau KK yang tidak selesai sampai bertahun tahun , apakah ini masalah Capil ataukah dokumenya pemohon yang bermasalah.karena banyak sekali data ganda di Capil tidak datang orangnya” Jelanya

Bahkan Kadis Capil sendiri sangat mendukung apa yang dimuat itu agar hal ini Klir betul maka dirinya meminta data datanya untuk dibuka sama sama agar kita tahu semua.

Namun hal hasil pertemuan yang awalnya diharapkan menyatukan pendapat ternyata menimbulkan adu argumentasi antara redaktur (Ilham).insting dengan salah satu staf Capil.saling melempar ucapan “siapa kamu” dan “kamu siapa ”

Melihat suasana tegang staf Capil lainnya meredahkan keributan yang terjadi di hadapan kadis Capil , namun hal itu tidak merubah suasana malah justru Ilhan dan andi (Insting Jurnalis.com) keluar meninggalkan pertemuannya itu tanpanya penyelesaian

Dengan kejadian ini Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) A .Darmawan mengatakan
“Kita hanya minta data datanya yang bersangkutan. tidak juga di beri jadi bagaimana untuk diproses, yang pasti saya akan tindak lanjuti kalau terbukti itu dilakukan orang dalam (pegawai Capil),saya akan.proses Hukum sesuai.pelanggaranya” Ucap Darmawan (A.Ida )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *