Bulan April Dispertapa Blitar Akan Bagikan Alsintan Kepada Para Petani

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar, berupaya untuk mewujudkan swasembada pangan di wilayahnya.

Upaya itu diwujudkan dengan melakukan beragam cara, diantaranya dengan memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani di Kabupaten Blitar.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, melalui Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dispertapa Kabupaten Blitar, Dwi Martono, mengatakan bahwa, pihaknya memastikan jika bantuan Alsintan di tahun 2021 akan disalurkan kepada para petani mulai bulan April mendatang. Dengan harapan agar Alsintan yang disalurkan dapat membantu produktivitas petani dalam bertani.

“Bantuan Alsintan akan mulai disalurkan pada bulan April ini. Karena di awal tahun masih dalam proses pengajuan proposal dari para kelompok tani dan dilakukan evaluasi terlebih dahulu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dispertapa Kabupaten Blitar, Dwi Martono, Senin 08-02-2021.

Menurut Dwi, bahwa bantuan Alsintan untuk petani akan dilakukan dalam tiga tahap dalam setahun.

Bantuan tahap awal disalurkan pada triwulan pertama atau di bulan April atau Mei, tapi sekarang masih dalam proses seleksi pemberkasan.

“Mengingat, pengajuan proposal dari petani banyak, maka perlu dilakukan seleksi agar penerima bantuan Alsintan tepat sasaran,” jlentrehnya.

Selanjutnya Dwi menerangkan bahwa, pihaknya menghimbau kepada kelompok tani yang ingin mengajukan proposal bantuan Alsintan, dapat berkoordinasi dengan mantri tani setiap wilayah supaya sesuai dengan prosedur.

Disamping itu pihaknya juga menghimbau kepada petani agar merawat Alsintan dengan baik. Karena Alsintan yang diperbantukan berasal dari APBD Kabupaten Blitar. Dan Alsintan yang tidak difungsikan dengan baik akan ditarik kembali oleh Dispertapa Kabupaten Blitar.

“Kami minta kepada para penerima bantuan Alsintan agar memperhatikan dan merawat Alsintan dengan baik. Karena anggaran yang digunakan dari APBD, maka harus dijaga serta tidak disalahgunakan. Apabila tidak difungsikan dengan maksimal maka Alsintan akan kami tarik kembali,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *