Humas RSPS Ungkap Kepatuhan Masyarakat Ada Yang Bocor

  • Whatsapp

Tana Paser, infobanua.co.id – meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Paser dan terkonfirmasi nya 94 tenaga kesehatan (Nakes) membuat rumah sakit sempat menutup sementara aktivitas pelayanan nya.

Humas Rumah Sakit Panglima Sebaya (RSPS) Kabupaten Paser dr Ahmad Hadiwijaya mengatakan ini bukti bahwa virus covid-19 itu ada, tidak mungkin kita buat covid para nakes kita.

“Mereka terkena karena mereka adalah benteng terakhir yang harus menghadapi semua kegiatan pengobatan di rumah sakit bukan hanya penanganan covid, jadi ini bukan konspirasi global yang di ungkap oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Hadi pada Infobenuo.Jum’at (6/2/2021)

Sehingga kita berharap agar masyarakat jangan mudah percaya terhadap mereka yang mencoba menggiring sebagai isu konspirasi global melalui media sosial.

Selain itu juga pihak nya meyakini bahwa melonjak nya kasus tersebut disebabkan kurang disiplin kepatuhan masyarakat dan semua elemen.

“karena kita tidak tahu, kita bisa menulari teman kita, sahabat dan keluarga kita karena kita tidak sadar bahwa ternyata kita bagian dari orang tanpa gejala,” ujarnya

Ada beberapa kluster mendominasi terutama kluster keluarga, kluster dinas dan perusahaan artinya ada yang bocor tingkat kepatuhan kita terhadap protokol kesehatan.

“Sehingga kita berharap masyarakat harus meningkatkan secara besar terkait kepatuhan kita semua terhadap protokol kesehatan,”terangnya

Ia pun meyakini bahwa kasus ini bisa turun dengan melaksanakan beberapa faktor untuk menekan lajunya kasus covid-19 yang diantaranya nya :

Testing adalah meningkatkan capaian tes covid-19 terhadap masyarakat. Pemeriksaan harus lebih banyak dilakukan sehingga meminimalisir tersebarnya OTG dimasyarakat.

Tracing (pelacakan) terhadap kontak erat penderita Covid 19 juga perlu diperluas dan masyarakat harus patuh dan tidak takut untuk di swab.

Treatment artinya proses penanganan harus betul-betul dilakukan sesuai standar dan prosedur. Alhamdulillah di wilayah kita saat ini, UDD PMI Paser sudah bisa mengolah plasma Konvalesens sebagai salah satu terapi Covid 19.

“Hal lain adalah kita harus dukung program Vaksinasi Covid-19. Saat ini di berikan untuk nakes dan selanjutnya akan diberikan untuk seluruh masyarakat,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *