Proyek SPAM Keterlibatan PDAM Dari Nol

  • Whatsapp
ILHAMSYAH PPK Cipta Karya Dinas PUPR Kota Samarinda

Samarinda, Infobanua.co.id – Pembangunan Intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih dan Sarana Pendukungnya dengan nilai proyek Rp. 16 miliar lebih bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda Tahun 2020, proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Motorabian.

Realisasi pekerjaan SPAM di Sungai Kapih melihat kondisi dilapangan yang di harapkan seharusnya semua sudah selesai tapi ternyata 93 persen. Karena, terkendala pompa saja dalam proses pengiriman dari luar negeri, tutur Ilhamsyah sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda diruang kerjanya.

“Pekerjaan ini tinggal menunggu pompa agar tersambung ke pipa”. Disebabkan, sampai batas waktu kontrak belum datang pompanya maka kena denda kontraktor tersebut.

Proyek ini merupakan rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Samarinda, kami sebagai pelaksana kegiatan pekerjaan dan itupun melibatkan Rt serta warga setempat.

Ilham menambahkan, sumber dana sering dari pemerintah kota samarinda sebesar Rp. 16 miliar lebih dengan pekerjaan bangunan, ruang panel genset dan pipa.

Sedangkan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari provinsi Kalimantan Timur sebelumnya Rp. 19 miliar karena covid-19 di potong menjadi Rp. 9,5 miliar khusus pekerjaan jembatan Intake nya.

Secara bersamaan, Suprayogi PPK Bankeu provinsi Kalimantan Timur Rp. 9,5 miliar khusus proyek jembatan Intake mengatakan, nanti yang menerima hasil pekerjaan kita apabila selesai yakni PDAM, “ibaratnya kita ini adalah tukang”.

SPAM merupakan pelayanan langsung ke masyarakat dan untungnya pekerjaan ini ada kontrol dari pihak PDAM yang sangat tahu speknya.

Di samping itu, PDAM ikut keterlibatan dari nol sampai pengajuan material dan pengawasan serta nantinya mereka yang menerima hasil pekerjaan kami, tutur Yogi. (Rey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *